Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rusuh di Amerika Serikat

Mantan Polisi Pembunuh Floyd Diusir Saat Berbelanja di Supermarket

Sehari setelah itu, Keung tampak berbelanja di Cub Foods di Minneapolis, ketika pembeli lain mulai merekam di telepon pintarnya.

Mantan Polisi Pembunuh Floyd Diusir Saat Berbelanja di Supermarket
USA TODAY NETWORK
Polisi Detroit terlihat memakai perlengkapan lengkap anti huru-hara di Randolph and Congress, untuk mengendalikan amuk massa yang memprotes kematian George Floyd. Foto diambil pada Jumat (29/5/2020). 

"Saya tidak berpikir Anda harus memiliki hak itu. Saya bahkan tidak berpikir Anda harus bebas dengan jaminan, "katanya.

Baca: Donald Trump Digoyang Mantan Penasihatnya, Menlu AS Sebut John Bolton Pengkhianat Berbahaya

"Saya bisa mengerti itu," jawab Keung.
.
"Saya minta maaf, bila Anda merasa seperti itu," ucap Keung.

Keung, Chauvin dan dua polisi lainnya sejak itu dipecat dan didakwa dalam kasus pembunuhan Floyd, yang telah memicu gelombang unjuk rasa internasional dan desakan reformasi polisi.

Perempuan itu kembali menyatakan kekesalannya atas bebasnya Keung.

"Anda tidak memiliki hak untuk berada di sini," katanya.

"Anda membunuh seseorang," tegas perempuan itu.

Ketika ia bertanya apakah Keung ingin meminta maaf atau merasa menyesal, mantan polisi mengatakan ia hanya ingin menyelesaikan belanja dan keluar dari supermarket itu.

"Kami tidak ingin Anda berbelanja apapun di sini," katanya.

"Kami ingin Anda dipenjara."

Perempuan itu pun bersumpah kehidupan Keung di luar akan sengsara, di mana pun ia akan mencoba untuk tinggal.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas