Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Zip Air, Pesawat Pengangkut Barang di Jepang Kini Dioperasionalkan Menjadi Pesawat Penumpang

Pesawat LCC atau maskapai penerbangan berbiaya murah "Zip Air", merupakan penerbangan internasional yang didirikan oleh Japan Airlines.

Zip Air, Pesawat Pengangkut Barang di Jepang Kini Dioperasionalkan Menjadi Pesawat Penumpang
Foto Traffic News
Pesawat Zip Air milik Japan Airlines (JAL) untuk penumpang mulai dioperasikan Jumat (16/10/2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Zip Air di bawah payung Japan Airlines (JAL) kini mengubah fungsi pesawat barang menjadi pesawat penumpang dan mulai beroperasi Jumat (16/10/2020) hari ini.

"Pesawat ini akan menghubungkan Bandara Narita dan Seoul, Korea Selatan mulai Jumat ini, pertama kali sebagai pesawat penumpang," ungkap Singo Nishida, CEO Zip Air, Jumat (16/10/2020.

Pesawat LCC atau maskapai penerbangan berbiaya murah "Zip Air", merupakan penerbangan internasional yang didirikan oleh Japan Airlines.

Pesawat ini, terpaksa menunda layanan penerbangan penumpang yang dijadwalkan pada Mei karena penyebaran infeksi virus corona, yang kemudian pesawat penumpang diubah menjadi penerbangan barang.

"Jadi, kami melanjutkan operasi pengangkutan kargo yang tidak biasa di masa lalu," ujarnya.

Pesawat Zip Air milik Japan Airlines (JAL) untuk penumpang mulai dioperasikan Jumat (16/10/2020).
Pesawat Zip Air milik Japan Airlines (JAL) untuk penumpang mulai dioperasikan Jumat (16/10/2020). (Foto Traffic News)

Dan bulan Oktober ini, dengan pembatasan imigrasi pemerintah yang dilonggarkan di seluruh negara, penerbangan penumpang antara Bandara Narita dan Seoul mulai beroperasi dua kali seminggu dari tanggal 16 Oktober ini.

Jumlah penumpang pada penerbangan pertama yang berangkat dari Narita setelah pukul 09.00 itu hanya dua orang, termasuk yang kembali ke Korea Selatan, dan Zip Air mengakui lamban karena memang belum dimulainya penerimaan reservasi besar-besaran.

Di pintu boarding, awak kabin dan pihak terkait lainnya tersenyum kepada penumpang dan melambaikan tangan untuk melihat keberangkatan.

Baca juga: PM Jepang Yoshihide Suga Jalani Tes PCR Sebelum Bertolak ke Indonesia dan Vietnam

"Ini adalah situasi yang sangat sulit, tetapi saya terkesan dengan kedatangan penerbangan penumpang. Saya berharap jumlah reservasi akan meningkat karena pelonggaran pembatasan imigrasi telah dilakukan Jepang," tambah Shingo Nishida, presiden Zip Air.

Sementara itu telah terbit Buku "Rahasia Ninja di Jepang", pertama di dunia cerita non-fiksi kehidupan Ninja di Jepang dalam bahasa Indonesia, silakan tanyakan ke: info@ninjaindonesia.com

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas