Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pangeran Brunei Abdul Azim Meninggal

Singapura Sampaikan Belasungkawa kepada Sultan Brunei atas Meninggalnya Pangeran Abdul Azim

Singapura menyampaikan belasungkawa kepada Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Sabtu (24/10/2020) atas meninggalnya Pangeran Abudul Azim pada usia 38.

Singapura Sampaikan Belasungkawa kepada Sultan Brunei atas Meninggalnya Pangeran Abdul Azim
AFP/Departemen Informasi Brunei
Pangeran Brunei Abdul Azim (kiri), Pangeran Abdul Malek dan Pangeran Abdul Mateen di istana kerajaan Nurul Iman di Bandar Seri Begawan pada 5 Sep 2004. 

TRIBUNNEWS.COM - Para pemimpin Singapura menyampaikan belasungkawa kepada Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Sabtu (24/10/2020) atas meninggalnya Pangeran Abudul Azim pada usia 38 tahun.

"Dengan duka yang mendalam, turut berbelasungkawa atas meninggalnya putra tercinta Anda," kata Presiden Halimah Kata Yacob kepada sang Sultan, dikutip Tribunnews dari Channel News Asia.

"Dia akan dikenang karena kecintaanya pada seni, kebaikan yang selalu dibutuhkan dan akan dirindunkan masyarakat Brunei Darussalam," tambah Yacob.

Atas nama rakyat Singapura, saya menyampaikan simpati saya yagn mendalam kepada Yang Mulia atas kehilangannya," tutur Yacob.

Baca juga: POPULER INTERNASIONAL: Sepak Terjang Khabib Nurmagomedov | Profil Pangeran Brunei yang Meninggal

Baca juga: Penyebab Kematian Tak Disebutkan, Pangeran Brunei Meninggal dan Wanita Diharuskan Pakai Busana Putih

Pangeran Brunei Abdul Azim (kiri)
Pangeran Brunei Abdul Azim (kiri), Pangeran Abdul Malek dan Pangeran Abdul Mateen di istana kerajaan Nurul Iman di Bandar Seri Begawan pada 5 Sep 2004.

Sementara itu, Perdana Menteri Lee Hsein Loong menyebut, Pangeran Azim dikenal karena "semangatnya yang baik dan murah hati".

Pangeran Azim, jelas PM Lee Hsien, juga dikenal karena dedikasinya pada gerakan amal dan pendidikan.

"Merupakan kehormatan bagi Singapura mendapat kesempatan menjamu dia di sekolah kami untuk pendidikan dasar dan menengah," ungkap PM Lee.

"Saya mengingat interaksi saya dengannya selama bertahun-tahun, sebagai orang dengan karakter hebat. Dia akan sangat dirindukan," tambahnya.

Baca juga: Pangeran Brunei Meninggal Dunia, Masa Berkabung 7 Hari, Para Wanita Diharuskan Pakai Busana Putih

Baca juga: Profil Abdul Azim, Pangeran Brunei yang Meninggal Pagi Tadi, Sosoknya Kontroversial

Untuk diketahui, Pangeran Azim merupakan alumni dari Raffles Institution, Singapura.

Raffles Institution merupakan sekolah tertua di Singapura yang didirikan pada 1823.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas