Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

10 Negara Bagian AS Paling Beresiko Dikunjungi selama Perayaan Thanksgiving Menurut Forbes

Forbes merangkum 10 negara bagian yang harus dihindari jika warga Amerika harus melancong saat liburan Thanksgiving. Berikut ini daftarnya.

10 Negara Bagian AS Paling Beresiko Dikunjungi selama Perayaan Thanksgiving Menurut Forbes
MaxPixel's contributors
Ilustrasi Bendera Amerika Serikat. Forbes merangkum 10 negara bagian yang harus dihindari jika warga Amerika harus melancong. Berikut ini daftarnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Bepergian di Amerika Serikat (AS) selama perayaan Thanksgiving yang jatuh pada 26 November 2020.

Saat ini AS mencatat lebih dari 1,4 juta kematian yang diakibatkan infeksi virus corona.

Sebelumnya, pakar kesehatan sudah memperingatkan agar warga AS tinggal di rumah dan tidak melakukan perjalanan di tengah lonjakan infeksi virus corona.

Tetapi, Forbes merangkum 10 negara bagian yang harus dihindari jika warga Amerika harus melancong.

"Pertimbangkan juga, bagaimana masing-masing negara mengelola krisis," tulis Forbes.

Baca juga: Forbes Sedikit Keliru Soal Penghasilan Khabib Nurmagomedov, Sang Manajer Beberkan Fakta Sesungguhnya

Baca juga: Sebut Indonesia Urutan Terbawah Daftar Negara Aman Covid-19, Data Forbes Diragukan

Ilustrasi Bendera Amerika Serikat. Forbes merangkum 10 negara bagian yang harus dihindari jika warga Amerika harus melancong.
Ilustrasi Bendera Amerika Serikat. Forbes merangkum 10 negara bagian yang harus dihindari jika warga Amerika harus melancong. (MaxPixel's contributors)

Berikut ini Tribunnews rangkum beberapa negara bagian di AS yang harus dihindari selama liburan Thanksgiving melalui Forbes:

1. North Dakota (Dakota Utara)

Pekan lalu, Gubernur North Dakota Doug Burgum, seorang Repunblikan (anggota Partai Republik-Red), mengumumkan mandat untuk menggunakan masker di seluruh negara bagian selama sebulan.

Sebagai bentuk penanganan Covid-19, pemerintah terkait mewajibkan penggunaan masker di dalam ruangan dan arena publik, ketika jarak sosial tidak memungkinkan.

Tetapi, para pengkritik Burgum mengatakan, Gubernur North Dakota itu menunggu terlalu lama untuk mengatasi krisis tersebut.

Baca juga: Sebut Indonesia Urutan Terbawah Daftar Negara Aman Covid-19, Data Forbes Diragukan

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas