Uji Klinis Tahap Akhir di Turki Tunjukkan Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac 91,25 Persen Efektif
Hasil uji coba ini jauh lebih baik daripada yang dilaporkan dari uji coba vaksin Sinovac secara terpisah di Brazil.
Editor: Rizki Aningtyas Tiara
TRIBUNNEWS.COM - Dalam menghadapi pandemi virus corona penyebab penyakit Covid-19, dunia kini tengah mengembangkan sejumlah vaksin.
Salah satu vaksin Covid-19 tersebut dibuat oleh perusahaan bioteknologi asal China, Sinovac Biotech.
Sejumlah negara telah melakukan pengujian vaksin Covid-19 Sinovac terhadap penduduknya.
Data sementara dari uji coba tahap akhir di Turki menunjukkan, vaksin Covid-19 Sinovac memiliki efektivitas sebesar 91.25 persen.
Hasil uji coba ini jauh lebih baik daripada yang dilaporkan dari uji coba vaksin Sinovac secara terpisah di Brazil.
Dikutip dari Channel News Asia, peneliti Turki mengatakan pada Kamis (24/12/2020) tidak ada efek samping utama yang terlihat selama uji coba vaksin, selain dari satu orang yang memiliki reaksi alergi.
Efek samping yang umum disebabkan oleh vaksin tersebut adalah demam, nyeri ringan dan sedikit kelelahan, kata mereka.
Sementara itu, para peneliti di Brazil yang juga menjalankan uji coba vaksin fase 3 terakhir, mengatakan pada hari Rabu (23/12/2020) bahwa vaksin itu lebih dari 50 persen efektif.
Namun, mereka diketahui sedang menunda laporan hasil uji coba sepenuhnya atas permintaan perusahaan produsen vaksin.
Hal ini jelas menimbulkan pertanyaan tentang transparansi terkait vaksin bernama CoronaVac tersebut.
Baca juga: Terungkap Alasan Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19 secara Total: Membangun Herd Immunity
Baca juga: Kandidat Vaksin Corona AstraZeneca Diklaim 90 Persen Efektif, Ini Bedanya dengan Vaksin Moderna
Baca juga: Mengenal Cansino, Sinopharm & Sinovac, Kandidat Vaksin Corona yang akan Tersedia di Indonesia
Baca juga: Dubes RI untuk UEA Husin Bagis Disuntik Vaksin Covid-19: Yakin dengan Vaksin Kita akan Lebih Sehat