Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Iran dan Qatar Bahas Kesepakatan Nuklir dalam Pembicaraan Tingkat Tinggi di Teheran

Teheran dan Qatar membahas kesepakatan nuklir Iran dengan kekuatan dunia dalam pembicaraan tingkat tinggi pertama di Teheran.

Iran dan Qatar Bahas Kesepakatan Nuklir dalam Pembicaraan Tingkat Tinggi di Teheran
NPR.ORG
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. Terbaru, Iran dan Qatar Bahas Kesepakatan Nuklir dalam Pembicaraan Tingkat Tinggi di Teheran 

"Kami berharap dengan kembalinya AS ke kesepakatan nuklir secepat mungkin, tantangan dan sanksi dapat diringankan dalam kerangka kesepakatan dan Qatar tidak akan menyia-nyiakan upaya untuk mewujudkannya," kata Al Thani.

Qatar telah berupaya untuk mengurangi ketegangan di kawasan dengan mengadvokasi kembalinya kesepakatan nuklir selama lebih dari setahun, sesuatu yang disambut baik Iran.

Setelah beberapa negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), termasuk musuh bebuyutan Iran, Arab Saudi, mencabut blokade darat, laut dan udara di Qatar pada awal Januari, Qatar mengatakan perkembangan itu tidak akan memengaruhi hubungannya dengan Iran.

Hubungan dengan Iran adalah salah satu alasan yang dikutip untuk blokade di Qatar dan salah satu syarat awal untuk mencabut blokade tersebut adalah memutuskan hubungan dengan Teheran.

Dalam pertemuan dengan mitranya dari Iran pada Senin, Al Thani dilaporkan berterima kasih kepada Iran atas dukungannya selama blokade.

Dia juga mengatakan Qatar siap untuk memainkan "peran kunci dan efektif" dalam membangun dialog regional, menurut Kementerian Luar Negeri Iran.

Zarif memberi selamat kepada Al Thani atas berakhirnya blokade, dengan mengatakan Iran menantikan hubungan yang lebih kuat dengan Qatar dan kawasan tersebut.

Setelah pertemuan tersebut, menteri luar negeri Iran menunjukkan dalam sebuah twit bahwa dia telah bertemu dengan Utusan Khusus PBB untuk Yaman Martin Griffiths, Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hossein dan Al Thani sementara pembicaraan Astana akan dilanjutkan dengan Rusia dan Turki pada hari Selasa.

"Wilayah kami adalah prioritas kami," tulisnya

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas