Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Departemen Luar Negeri AS: Biden Bersedia Berbicara dengan Iran Soal Kembali ke Kesepakatan Nuklir

AS menyatakan bersedia terlibat dalam pembicaraan tentang kemungkinan kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015.

Departemen Luar Negeri AS: Biden Bersedia Berbicara dengan Iran Soal Kembali ke Kesepakatan Nuklir
Associated Press
Presiden AS Joe Biden menyampaikan sambutan tentang perawatan kesehatan, di Ruang Oval Gedung Putih, Kamis, 28 Januari 2021, di Washington. Terbaru, Departemen Luar Negeri AS: Biden Bersedia Berbicara dengan Iran Soal Kembali ke Kesepakatan Nuklir 

AS Keluar dari Kesepakatan Nuklir Iran pada 2018

Seperti diketahui, Trump mengumumkan pada 2018 bahwa AS akan menarik diri dari Joint Comprehensive Plan of Action, perjanjian 2015 antara Iran dan AS, China, Rusia, Inggris, Prancis dan Jerman.

Keluhan Trump tentang kesepakatan itu berpusat di sekitar "klausul saat matahari terbenam" - ketentuan akan berakhir pada 2030.

Setelah penarikan itu, Trump memberlakukan sanksi baru terhadap Iran, seolah-olah dengan harapan mendapatkan kesepakatan yang lebih baik.

Baca juga: Wanita Ini Rekam Video Syur dengan Kekasihnya di Pangkalan Rahasia Kapal Selam Nuklir Lalu Dijual

Iran Hanya akan Terima Tindakan, Bukan Pembicaraan

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei angkat bicara terkait kesepakatan nuklir Teheran dengan kekuatan dunia.

Khamenei menegaskan, Iran hanya akan menerima dan bereaksi terhadap tindakan pihak lain terhadap kesepakatan nuklir 2015.

Mengutip Al Jazeera, dalam pidato yang disiarkan televisi pada Rabu (17/2/2021), Khameni mengatakan, Iran mendengar pembicaraan dan kesepakatan tidak hanya dilanggar, tetapi juga sebaliknya.

"Kali ini hanya aksi. Jika kita melihat aksi dari sisi lain, kita juga akan puas dengan tindakan," katanya kepada masyarakat Tabriz.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.  Terbaru, Terkait Kesepakatan Nuklir, Khamenei: Iran Hanya akan Terima Tindakan, Bukan Pembicaraan
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Terbaru, Terkait Kesepakatan Nuklir, Khamenei: Iran Hanya akan Terima Tindakan, Bukan Pembicaraan(Al Jazeera)

Pada 2018 kemarin, mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir antara Iran dan kekuatan dunia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas