Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Departemen Luar Negeri AS: Biden Bersedia Berbicara dengan Iran Soal Kembali ke Kesepakatan Nuklir

AS menyatakan bersedia terlibat dalam pembicaraan tentang kemungkinan kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015.

Departemen Luar Negeri AS: Biden Bersedia Berbicara dengan Iran Soal Kembali ke Kesepakatan Nuklir
Associated Press
Presiden AS Joe Biden menyampaikan sambutan tentang perawatan kesehatan, di Ruang Oval Gedung Putih, Kamis, 28 Januari 2021, di Washington. Terbaru, Departemen Luar Negeri AS: Biden Bersedia Berbicara dengan Iran Soal Kembali ke Kesepakatan Nuklir 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyatakan bersedia terlibat dalam pembicaraan tentang kemungkinan kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015.

Mengutip Forbes, hal ini diungkapkan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri AS kepada Forbes pada Kamis (18/2/2021).

Juru bicara Ned Price dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa AS "akan menerima undangan dari Perwakilan Tinggi Uni Eropa" untuk bertemu dengan Iran, Jerman dan anggota Dewan Keamanan PBB untuk "membahas jalan diplomatik ke depan tentang program nuklir Iran."

Perkembangan itu terjadi setelah Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan rekan-rekannya dari Prancis, Jerman dan Inggris merilis pernyataan bersama, yang menyerukan Iran untuk mematuhi kesepakatan.

Baca juga: Terkait Kesepakatan Nuklir, Khamenei Tegaskan Iran Hanya akan Terima Tindakan, Bukan Pembicaraan

Baca juga: Ken Setiawan: Perpres No. 7/2021 RAN PE Seperti Reaktor Nuklir, Persempit Gerakan Kelompok Radikal

Presiden AS Joe Biden menyampaikan sambutan tentang perawatan kesehatan, di Ruang Oval Gedung Putih, Kamis, 28 Januari 2021, di Washington. Terbaru, Departemen Luar Negeri AS: Biden Bersedia Berbicara dengan Iran Soal Kembali ke Kesepakatan Nuklir
Presiden AS Joe Biden menyampaikan sambutan tentang perawatan kesehatan, di Ruang Oval Gedung Putih, Kamis, 28 Januari 2021, di Washington. Terbaru, Departemen Luar Negeri AS: Biden Bersedia Berbicara dengan Iran Soal Kembali ke Kesepakatan Nuklir (Associated Press)

Termasuk mengizinkan pengawas PBB dan menghentikan kegiatan nuklir dengan "tidak ada pembenaran sipil yang kredibel."

Tiga negara Eropa "menyambut baik niat yang dinyatakan Amerika Serikat untuk kembali ke diplomasi dengan Iran" dan "prospek AS dan Iran kembali pada kepatuhan," kata pernyataan itu.

Meski belum ada undangan yang dibuat, pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan dalam panggilan pers bahwa UE "tampaknya ... siap mengundang para pihak untuk berbicara," meski mereka tidak menawarkan jadwal tertentu.

Para pejabat juga mengatakan, pemerintah akan membalikkan beberapa tindakan hukuman yang diterapkan pada Iran oleh pemerintahan Trump, termasuk pembatasan perjalanan yang keras pada diplomat Iran yang bekerja di markas besar PBB di New York.

AS juga telah menarik upaya pemerintahan Trump untuk memberlakukan kembali sanksi PBB terhadap Iran melalui mekanisme " snapback .

Snapback merupakan sebuah proses yang memungkinkan pihak-pihak dalam kesepakatan untuk memicu sanksi sebagai pembalasan atas ketidakpatuhan Iran.

Baca juga: Iran dan Qatar Bahas Kesepakatan Nuklir dalam Pembicaraan Tingkat Tinggi di Teheran

Menteri Luar Negeri Antony Blinken (kanan). Terbaru, Departemen Luar Negeri AS: Biden Bersedia Berbicara dengan Iran Soal Kembali ke Kesepakatan Nuklir
Menteri Luar Negeri Antony Blinken (kanan). Terbaru, Departemen Luar Negeri AS: Biden Bersedia Berbicara dengan Iran Soal Kembali ke Kesepakatan Nuklir (CHANDAN KHANNA / AFP)
Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas