Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Vaksinasi Paramedis Jepang Dimulai, Tenaga Kesehatan Merasa Lebih Percaya Diri

Targetnya adalah 153.000 orang yang bertanggung jawab atas Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana termasuk paramedis Jepang.

Vaksinasi Paramedis Jepang Dimulai, Tenaga Kesehatan Merasa Lebih Percaya Diri
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ambulans petugas paramedis Kansai Osaka Jepang. 

Departemen Pemadam Kebakaran Kanda berencana melakukan vaksinasi kepada kru ambulans yang sedang tidak bertugas setiap hari Minggu dan menyelesaikannya pada awal Juni.

Semua personel gawat darurat dan beberapa petugas pemadam kebakaran yang melakukan kegiatan darurat di lokasi, bersama dengan dokter, perawat, apoteker, personel SDF (badan beladiri Jepang), staf stasiun karantina, dan berbagai paramedis.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang telah memerintahkan kepada semua "pekerja medis" maupun yang terkait dengan medis.

Menurut Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi, targetnya sekitar 153.000 orang secara nasional.

Namun, tidak bisa dikatakan proses penyuntikan berjalan mulus.

Departemen Pemadam Kebakaran Kota Yokohama, yang menargetkan sekitar 3.000 orang, belum memutuskan kapan harus memulai.

"Ada suara-suara yang menyerukan vaksinasi dini, tetapi tampaknya perlu waktu bagi rumah sakit untuk mempersiapkan vaksinasi," kata seorang penanggung jawab.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Jaksel Capaian Lebih dari 75 Persen Target yang Ditetapkan

Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo mulai melakukan vaksinasi pada akhir April, tetapi masih terbatas pada beberapa departemen pemadam kebakaran.

Dikatakan bahwa setiap pemadam kebakaran dan asosiasi medis setempat memutuskan waktu vaksinasi.

"Saya ingin melanjutkan dengan cepat, tetapi saya tidak dapat mengontrolnya di sini," kata orang yang bertanggung jawab di badan tersebut.

Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas