Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Yordania Kirim Nota Protes ke Israel Kecam Kekerasan di Yerusalem Timur

 Yordania mengirim nota resmi ke Israel yang mengecam upaya untuk mengusir penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur dari rumah mereka.

Yordania Kirim Nota Protes ke Israel Kecam Kekerasan di Yerusalem Timur
Ahmad GHARABLI / AFP
Pasukan keamanan Israel menaiki tangga menuju masjid Kubah Batu di tengah bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, pada 7 Mei 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, AMMAN — Yordania mengirim nota resmi ke Israel yang mengecam upaya untuk mengusir penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur dari rumah mereka.

Demikian menurut kantor berita resmi Yordania seperti dilansir Kantor berita Anadolu, Senin (10/5/2021).

“Memorandum atau nota resmi dikirim ke Kementerian Luar Negeri Israel,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania, Daifallah al-Fayez, laporan  kator berita  PETRA.

"Berasal dari pengawasan Hashemite atas situs-situs suci Muslim dan Kristen Yerusalem, Yordania akan mencurahkan semua kemampuannya untuk melindungi kota tempat suci itu, identitas Arab, Muslim dan Kristen, status quo historis dan hukum dan menanggapi serangan Israel," kata Fayez.

Juru bicara itu mengatakan pemerintah "mengirim nota resmi ke Kementerian Luar Negeri Israel yang menyatakan penolakan pemerintah Yordania terhadap upaya otoritas Israel untuk menggusur penduduk lingkungan Sheikh Jarrah dari rumah mereka."

Fayez mengatakan memorandum "menegaskan bahwa Yerusalem adalah populasi yang dilindungi di bawah hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional. Oleh karena itu otoritas Israel tidak memiliki hak untuk menggusur mereka secara paksa dari rumah mereka, yang merupakan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional."

"Memo itu juga memperjelas keputusan pengadilan Israel di Yerusalem Timur yang diduduki batal demi hukum kemanusiaan internasional," tambahnya.

Baca juga: Penggusuran Warga Palestina di Yerusalem Ditunda setelah Bentrok dengan Polisi Israel

Warga Palestina di Yerusalem dalam beberapa hari terakhir telah telah melakukan solidaritas dengan penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di tengah bentrokan dengan polisi Israel.

Protes datang ketika Pengadilan Pusat Israel di Yerusalem Timur menyetujui keputusan untuk mengusir tujuh keluarga Palestina dari rumah mereka demi pemukim Israel pada awal tahun ini.

Polisi Israel berusaha membubarkan jamaah di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa pada Jumat malam lalu, menggunakan granat setrum dan bom gas. Perempuan juga menjadi sasaran pasukan Israel, menurut para saksi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas