Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Israel Serang Jalur Gaza

Jurnalis Palestina Tewas di Rumahnya dalam Serangan Udara Israel

Jurnalis Palestina Yusef Abu Hussein tewas dalam serangan udara Israel yang melanda rumahnya di Jalur Gaza yang terkepung.

Jurnalis Palestina Tewas di Rumahnya dalam Serangan Udara Israel
MOHAMMED ABED / AFP
Warga Palestina menghadiri pemakaman jurnalis Youssef Abu Hussein yang bekerja untuk radio Al-Aqsa yang terkait dengan Hamas yang tewas ketika serangan Israel menghantam rumahnya di utara Kota Gaza, reporter pertama yang tewas selama putaran kekerasan saat ini, pada 19 Mei 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Jurnalis Palestina, Youssef Abu Hussein tewas dalam serangan udara Israel yang melanda rumahnya di Jalur Gaza yang terkepung, menurut keluarga dan rekannya.

Melansir Al Jazeera, Hussein merupakan penyiar stasiun radio Voice of Al-Aqsa.

Ia termasuk di antara empat warga Palestina yang tewas pada Rabu dini hari (19/5/2021) ketika Israel melanjutkan pemboman tanpa henti.

Baca juga: Israel Serang Jalur Gaza: 50 Sekolah Rusak Akibat Pengeboman Israel

Baca juga: TANGIS Pilu Warga Gaza Kehilangan Keluarga dalam Serangan Udara Zionis Israel

Youssef Abu Hussein
Warga Palestina menghadiri pemakaman jurnalis Youssef Abu Hussein yang bekerja untuk radio Al-Aqsa yang terkait dengan Hamas yang tewas ketika serangan Israel menghantam rumahnya di utara Kota Gaza, reporter pertama yang tewas selama putaran kekerasan saat ini, pada 19 Mei 2021.

Berdasarkan penuturan ayah sang jurnalis, Muhammed Abu Hussein, rumah keluarganya di lingkungan Sheikh Radwan menjadi sasaran rudal, diikuti oleh dua serangan lagi.

"Kami bisa keluar rumah, tapi anak saya, Yusef, tewas," katanya.

Baca juga: Dari Peristiwa di Gaza, Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak-anaknya Agar Miliki Empati

Berita kematian Hussein memicu membangkitkan duka cita dan seruan agar pemerintah Israel dimintai pertanggungjawaban.

Stasiun radio Voice of Al-Aqsa mengatakan, mereka berduka atas kehilangan "putra dan pegawainya" dan menyerukan penjagaan pada pukul 17.00 waktu setempat di rumah sakit al-Shifa.

"Kami juga mendokumentasikan, di depan dunia, kejahatan keji yang dilakukan oleh Israel, termasuk menargetkan warga sipil di rumah mereka dan menyerang pers dan personel media," katanya.

"Mari kita tegaskan bahwa Suara Radio Al-Aqsa akan terus menjadi suara kebenaran yang mengungkap kejahatan pendudukan Israel," imbuhnya.

"Kami akan tetap menjadi platform untuk perlawanan Palestina dan hak Palestina sampai rakyat kami mendapatkan hak mereka untuk kebebasan dan hidup bermartabat," tegasnya.

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas