Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Perayaan Idul Fitri Timbulkan 58 Kluster Baru Covid-19 di Malaysia

Perayaan hari raya di Malaysia menimbulkan 60 klaster baru Covid-19 dengan 3.511 kasus positif, 58 klaster di antaranya adalah klaster Idul Fitri

Perayaan Idul Fitri Timbulkan 58 Kluster Baru Covid-19 di Malaysia
Foto: Bernama
Seorang pekerja medis di Malaysia mengenakan alat pelindung diri terlihat bersandar di pintu gerbang. 

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR – Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan perayaan hari raya di Malaysia baru-baru ini memicuterjadinya  60 klaster Covid-19 yang melibatkan 3.511 kasus positif.

Dari 13 Mei hingga 10 Juni, kata pihak berwenang, terdeteksi 58  klaster yang terkait dengan Hari Raya Puasa (Idul Fitri) dan dua klaster yang terkait dengan Hari Gawai. Sebanyak 13.023 orang dites Covid-19, dengan 27 persen di antaranya positif.

Negara bagian Sabah menyumbang jumlah klaster tertinggi dengan 11 klaster, dan Sarawak serta  Kedah masing-masing mencatat delapan dan tujuh klaster.

Perak dan Kelantan masing-masing memiliki enam cluster, dengan masing-masing lima di Johor dan Pahang. Melaka mencatat tiga cluster, yang masing-masing dua di Labuan, Selangor dan Penang.

Tiga cluster tersisa yang terkait dengan perayaan meriah berada di Kuala Lumpur, Negeri Sembilan dan Terengganu.

Baca juga: Malaysia Tutup Semua Mal Mulai Selasa Besok, Dimulainya Lockdown Penuh

Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan dalam laporan hariannya bahwa klaster-klaster ini mengakibatkan kematian 20 orang dengan 11 pasien masih di unit perawatan intensif pada Kamis (10/6)

Jumlah pasien di unit perawatan intensif di Malaysia telah mencapai angka rekor selama 17 hari berturut-turut, dari 25 Mei hingga 10 Juni. Jumlah tersebut menembus angka 900 pada 7 Juni dan mencapai 911 pada 10 Juni.

Noor Hisham mengatakan peningkatan infeksi dan kematian yang terkait dengan kelompok perayaan hari raya itu "serius dan mengkhawatirkan" karena terjadi dalam waktu singkat.

“Sudah menjadi tanggung jawab semua untuk melindungi mereka yang rentan, terutama orang tua lanjut usia di kampung halaman kita, dengan tidak mengekspos mereka ke virus corona,” tambahnya.

Noor Hisham juga mengatakan bahwa Malaysia harus mencontoh negara tetangga yang telah berhasil mengendalikan situasi pandemi.

Baca juga: Raja Malaysia Panggil Lebih Banyak Lagi Pemimpin Partai, Diyakini Membahas Parlemen dan Covid-19

“Mereka telah menunjukkan bahwa dengan kerja sama semua pihak dan kepatuhan terhadap prosedur operasi standar yang ditetapkan, kehidupan normal dapat dimungkinkan,” katanya.

Hingga Kamis kemarin, Malaysia telah melaporkan total 639.562 kasus Covid-19, di mana 79.848 di antaranya masih aktif atau menular.

Sejak awal pandemi, negara ini telah melihat total 2.422 cluster. Sebanyak 745 di antaranya masih aktif. (Tribunnews.com/CAN/Hasanah Samhudi)

Ikuti kami di
Editor: hasanah samhudi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas