Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Varian Delta Menyebar di Lebih 100 Negara dan Sulit Dikendalikan, Bagaimana Jika Belum Vaksin?

Varian Delta Covid-19 kini sudah menyebar di lebih dari 100 negara dan sulit dikendalikan. Vaksinasi disebut mengurangi risiko tertular.

Varian Delta Menyebar di Lebih 100 Negara dan Sulit Dikendalikan, Bagaimana Jika Belum Vaksin?
Freepik
ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWS.COM - Virus corona varian Delta menjadi salah satu penyebab lonjakan kasus infeksi Covid-19 di tanah air.

Dikutip dari Kompas TV, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengakui bahwa virus corona varian Delta sulit dikendalikan. 

"Saya mohon supaya kita paham, varian Delta ini varian yang tidak bisa dikendalikan," kata Luhut dalam konferensi pers virtual melalui YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI pada Kamis (15/7/2021).

Lebih lanjut Luhut menyebut varian Delta sudah mendominasi Pulau Jawa dan penularannya lebih masif daripada varian Alpha.

Menurut laporan Al Jazeera pada 7 Juli 2021, varian Delta ini telah terdeteksi di lebih dari 100 negara. 

Peta sebaran virus corona varian delta di dunia per 6 Juli 2021. (Tangkap layar Aljazeera)
Peta sebaran virus corona varian delta di dunia per 6 Juli 2021. (Tangkap layar Aljazeera) ((Tangkap layar Aljazeera))

Baca juga: Pemerintah Diminta Tidak Melakukan Perubahan PP Nomor 109/2012, Sebaiknya Fokus Tangani Covid-19

Baca juga: 3 Negara Tetangga Indonesia Pecah Rekor Covid-19, Faskes di Vietnam Diambang Kolaps

Varian Delta ditetapkan WHO sebagai variant of concern pada Mei lalu karena menyebabkan tsunami Covid-19 di India.

Mutasi Covid-19 yang juga dikenal sebagai B.1.617.2 ini memang pertama kali terdeteksi di India pada Oktober 2020.

Per-1 Juni 2021, varian Delta telah menyebar ke 62 negara, dua pekan kemudian ditemukan di 80 negara, dan pada 4 Juli telah menyebar di 104 negara.

Menurut laporan Hackensack Meridian Health pada 14 Juli, sebanyak 50 negara bagian di Amerika Serikat juga telah dimasuki varian ini.

Berikut sejumlah hal yang perlu diketahui tentang varian Delta:

Halaman
1234
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas