TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Presiden AS Joe Biden: Misi Tempur AS di Irak Selesai Akhir Tahun Ini

Presiden AS Joe Bidden dan Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi sepakat misi tempur AS akan selesai di Irak akhir tahun ini

Presiden AS Joe Biden: Misi Tempur AS di Irak Selesai Akhir Tahun Ini
tst
Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi dan Presiden AS Joe Biden dalam pertemuan di Gedung Putih, Senin (26/7) 

Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan kelompok milisi yang didukung Iran dan seorang pejabat militer Irak, juga tewas dalam serangan itu.

Dalam beberapa tahun terakhir, misi AS didominasi dengan membantu mengalahkan ISIL di Irak dan Suriah.

“Tidak ada yang akan menyatakan misi tercapai. Tujuannya adalah kekalahan abadi ISIS,” kata seorang pejabat senior pemerintah kepada wartawan menjelang kunjungan Kadhimi.

Hal ini merujuk pada spanduk besar “Mission Accomplished” di kapal induk USS Abraham Lincoln di atas tempat Bush memberikan pidato yang menyatakan operasi tempur besar di Irak pada 1 Mei 2003.

“Jika Anda melihat di mana kami berada, di mana kami memiliki helikopter Apache dalam pertempuran, ketika kami memiliki pasukan khusus AS yang melakukan operasi reguler, itu adalah evolusi yang signifikan. Jadi pada akhir tahun kami pikir kami akan berada di tempat yang baik untuk benar-benar secara resmi pindah ke peran penasihat dan pengembangan kapasitas,” kata pejabat itu.

Baca juga: Sedikitnya 54 Orang Meninggal Setelah Rumah Sakit Covid-19 di Irak Terbakar

Baca juga: Bom Bunuh Diri Jelang Idul Adha 1442 H di Irak, Meledak di Kawasan Pasar hingga Tewaskan 35 Orang

Kadhimi dipandang bersahabat dengan Amerika Serikat dan telah mencoba untuk mengetahui kekuatan kelompok-kelompok pejuang yang bersekutu dengan Iran.

Tetapi pemerintahnya mengutuk serangan udara AS terhadap pejuang yang bersekutu dengan Iran di sepanjang perbatasannya dengan Suriah pada akhir Juni, menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan Irak.

Amerika Serikat berencana untuk memberi Irak 500.000 dosis vaksin Pfizer/BioNTech COVID-19 di bawah program berbagi vaksin COVAX global.

Biden mengatakan dosis akan tiba dalam beberapa minggu.

Amerika Serikat juga akan menyediakan 5,2 juta  dolar AS untuk membantu mendanai misi PBB untuk memantau pemilihan Oktober di Irak.

Baca juga: 5 Roket Sasar Pangkalan Udara di Irak yang Tampung Kontraktor AS

“Kami mendukung penguatan demokrasi Irak dan kami ingin memastikan pemilihan berlangsung pada Oktober,” kata Biden. (Tribunnews.com/Aljazeera/UPI/Hasanah Samhudi)

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas