Tribun

34 Orang di Rusia Tewas Keracunan Minuman Keras Ilegal, Ada Kandungan Metanol

Korban tewas akibat keracunan massal terkait alkohol ilegal di Rusia barat daya meningkat menjadi 34 orang pada Minggu (10/10/2021).

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Tiara Shelavie
34 Orang di Rusia Tewas Keracunan Minuman Keras Ilegal, Ada Kandungan Metanol
Komite Investigasi Rusia
Anggota Komite Investigasi Rusia menyelidiki kasus kriminal kematian orang akibat keracunan alkohol setelah mengonsumsi minuman keras produksi lokal, di Wilayah Orenburg, Rusia. 

Pihak berwajib mengatakan telah mengidentifikasi metanol, zat beracun di dalam minuman keras itu.

Menurut Sky News, metanol biasanya digunakan dalam industri untuk pelarut dan pestisida.

Kasus keracunan alkohol massal sebelumnya pernah terjadi di Rusia.

Kebanyakan, lapor DW, terjadi di daerah pedesaan. 

Pada 2016, 76 orang meninggal di Irkutsk setelah meminum alkohol yang dicampur pembersih jendela.

Setelah kasus ini, pemerintah federal memberlakukan kontrol yang lebih ketat pada produksi dan penjualan alkohol, obat-obatan, parfum, dan cairan lain yang mengandung persentase etanol yang tinggi.

Terlepas dari peraturan tentang penjualan alkohol, banyak orang yang beralih ke alternatif buatan sendiri yang murah.

Ilustrasi minuman keras vodka.
Ilustrasi minuman keras vodka. (catawiki.com)

Baca juga: Pesawat Rusia yang Bawa 20 Penerjun Payung Jatuh, 16 Orang Tewas

Baca juga: 12 Makanan & Minuman Berkhasiat Tinggi Meskipun Jarang Dikenal: Air Jelai, Serangga, hingga Jus Ceri

Orang Rusia dikenal sebagai peminum terberat di dunia.

Namun konsumsi alkohol menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Angkanya turun 43% dari 2003 hingga 2016, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2019.

Fakta ini menyebabkan peningkatan pesat dalam harapan hidup, jelas WHO.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas