Tribun

Konflik di Afghanistan

Taliban Larang Televisi Menayangkan Drama dan Sinetron dengan Aktor Perempuan

Taliban mengeluarkan pedoman agama yang melarang televisi menayangkan drama dan sinetron yang menampilkan aktor perempuan

Editor: hasanah samhudi
Taliban Larang Televisi Menayangkan Drama dan Sinetron dengan Aktor Perempuan
AFP
Foto ini diambil pada 13 November 2021 menunjukkan Madina, seorang mantan jurnalis wanita Afghanistan yang namanya telah diubah untuk melindungi identitasnya, berbicara selama wawancara dengan AFP di Kabul. 

TRIBUNNEWS.COM - Otoritas Taliban Afghanistan pada Minggu (21/11/2021) mengeluarkan "pedoman agama" baru yang meminta saluran televisi negara itu untuk berhenti menayangkan drama dan sinetron yang menampilkan aktor wanita.

Pedoman pertama kepada media Afghanistan itu dikeluarkan oleh Kementerian Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan.

Dalam arahannya, Taliban juga meminta jurnalis televisi perempuan untuk mengenakan jilbab Islami saat mempresentasikan laporan mereka.

Kementerian juga meminta saluran tersebut untuk tidak menayangkan film atau program yang menampilkan Nabi Muhammad SAW atau tokoh lain yang dihormati.

Pedoman ini menyerukan pelarangan film atau program yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan Afghanistan.

Baca juga: Taliban Mulai Bayar Gaji Pegawai Negeri Afghanistan yang Telah Jatuh Tempo

Baca juga: Taliban Resmi Melarang Penggunaan Mata Uang Asing di Afghanistan

"Ini bukan aturan tapi pedoman agama," kata juru bicara kementerian Hakif Mohajir kepada AFP, seperti dilansir dari Al Arabiya.

Arahan baru itu beredar luas di jaringan media sosial pada Minggu (21/11/2021).

Taliban berulangkali menyatakan akan memerintah lebih moderat dibandingkan periode mereka sebelumnya.

Namun kenyataannya, Taliban memberlakukan aturan pakaian wanita di perguruan tinggi.

Taliban juga dilaporkan memukuli dan melecehkan sejumlah wartawan Afghanistan, padahal mereka berjanji akan menegakkan kebebasan pers.

Baca juga: Di PBB, Wanita Afghanistan Tuntut Janji Taliban: Kami Banyak Dibicarakan tetapi Tak Didengarkan

Baca juga: Heboh Pemain Voli Wanita Afghanistan Disebut Dipenggal Taliban, Keluarga Buka Suara

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas