Tribun

Saat Rusia Invasi Ukraina, Israel Juga Tak Kalah Brutalnya Menyerang Warga Palestina

Invasi militer Rusia ke Ukraina masih terjadi hingga hari ini, Rabu (2/3/2022) dan menjadi pusat perhatian dunia.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Saat Rusia Invasi Ukraina, Israel Juga Tak Kalah Brutalnya Menyerang Warga Palestina
AFP/SAID KHATIB
Pejuang dari faksi Palestina bersenjata yang berbasis di Gaza mengambil bagian dalam latihan militer, mensimulasikan penculikan seorang tentara Israel, di sebuah situs di Rafah di Jalur Gaza selatan, pada 29 Desember 2021. (Photo by SAID KHATIB / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM,  JERUSALEM - Invasi militer Rusia ke Ukraina masih terjadi hingga hari ini, Rabu (2/3/2022) dan menjadi pusat perhatian dunia.

Di belahan bumi yang lain, tentara Israel juga menyerang warga Palestina secara brutal.

Pasukan Israel menahan sedikitnya 20 warga Palestina dan menyerang jemaah yang berkumpul untuk merayakan Hari Raya Isra Miraj pada Senin (28/2/2022) di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, menurut laporan aktivis dan media lokal.

Sebanyak 14 warga Palestina terluka, termasuk seorang anak, dan empat orang dibawa ke rumah sakit untuk perawatan, menurut pengumuman Bulan Sabit Merah Palestina pada Senin (28/2/2022) malam.

Video yang dibagikan oleh warga Palestina di media sosial menunjukkan pasukan Israel melemparkan gas air mata dan granat kejut ke kerumunan jemaah, di mana terdapat banyak anak dan bayi, yang memicu kepanikan.

Baca juga: Wali Kota Kherson Bantah Klaim Rusia: Kota Ini Masih Dikuasai Pasukan Ukraina

Satu video menunjukkan seorang perwira Israel mendorong seorang wanita muda ke tanah dan meninjunya, sebelum menyeretnya pergi dengan bantuan polisi lainnya.

Jemaah Palestina berkumpul di dekat masjid Al-Aqsa--situs tersuci ketiga dalam Islam dan tempat dari mana Nabi Muhammad dikatakan telah naik ke surga--hari itu untuk merayakan hari raya Isra Miraj.

Sejak Yerusalem diduduki sepenuhnya oleh Israel pada tahun 1967, kompleks yang berisi Masjid Al-Aqsa telah berulang kali menjadi sasaran pemukim, polisi, dan tentara Israel.

Pelecehan terhadap jemaah Palestina meningkat selama beberapa bulan terakhir.

Pemukim Israel secara rutin masuk ke kompleks selama shalat Jumat untuk menyerang masjid dan umat, dengan persetujuan diam-diam dari pasukan Israel yang ditempatkan di dekat masjid.

Pada 2021, kompleks itu digerebek oleh lebih dari 34.500 orang Israel, menurut Kementerian Wakaf Palestina, otoritas yang bertanggung jawab atas tempat-tempat suci Palestina.

Masjid Al-Aqsa telah menjadi medan pertempuran simbolis yang mengkristalkan ketegangan antara pemukim Israel, yang ingin mengeklaim seluruh Yerusalem, dan warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan Israel.

PBB menganggap Yerusalem Timur sebagai tanah Palestina yang diduduki.

Sementara itu, serangan militer Rusia ke Ukraina hari keenam pada Selasa (1/3/2022) pun semakin brutal.

Tentara Rusia meningkatkan serangan di daerah perkotaan yang padat, membombardir alun-alun di kota terbesar kedua di Ukraina dan menara TV utama Keiv.

Rudal Rusia juga menghantam kantor-kantor pemerintah di kota kedua Ukraina Kharkiv, menewaskan sedikitnya 10 orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasukan Israel Serang Jemaah Palestina di Masjid Al-Aqsa secara Brutal"

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas