Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

DDC Thailand: 3 Kasus yang Diduga Monkeypox Ternyata Herpes

Sementara itu, 3 orang yang diduga terinfeksi Monkeypox kini dirawat di Institut Penyakit Menular Bamrasnaradura.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in DDC Thailand: 3 Kasus yang Diduga Monkeypox Ternyata Herpes
rte.ie
Roche mengklaim berhasil menemukan alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dapat mendeteksi penyakit cacar monyet (Monkeypox), saat virus itu menyebar ke luar dari negara endemik. 

Dr Suprakit menyampaikan bahwa penelitian tentang Monkeypox, Herpes, Cacar Air dan Herpes Zoster menunjukkan penyakit tersebut berasal dari keluarga virus yang sama.

Penderita Herpes akan mengalami lecet pada bibir, alat kelamin dan tulang ekor. Setelah masa pemulihan, virus itu tetap ada dan akhirnya akan muncul kembali.

Untuk Monkeypox dan cacar air, kondisinya pun mirip karena dimulai dengan demam.

Namun untuk cacar air, nantinya akan muncul ruam dan benjolan di seluruh tubuh penderita.

Sedangkan untuk penderita Monkeypox menghasilkan kondisi yang sama, namun terbatas pada area tertentu.

Pasien cacar air dapat mengalami lepuh dan pustula pada saat yang bersamaan, sedangkan Monkeypox akan mengalami salah satunya.

"Tanda klinis yang membedakan antara Monkeypox dengan cacar air adalah pembesaran kelenjar getah bening, durasi inkubasinya sekitar 21 hari. Meskipun negara melakukan pembukaan kembali skala penuh, langkah-langkah perlindungan termasuk jarak sosial, memakai masker dan skrining masih diperlukan,'' pungkas Dr Suprakit.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas