Pemilu Paruh Waktu AS: Partai Republik dan Demokrat Bersaing Ketat untuk Kuasai Kongres
Partai Republik diproyeksikan akan mengambil alih mayoritas di DPR, sedangkan Partai Demokrat mempertahankan Senat.
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Sri Juliati
Beberapa kandidat Demokrat sengaja menjauhkan diri dari Gedung Putih karena popularitas Biden merana.
Jajak pendapat Trump juga sama rendahnya, dengan hanya 41 persen responden pada jajak pendapat terpisah Reuters/Ipsos baru-baru ini mengatakan bahwa mereka memandangnya dengan baik.
Baca juga: Presiden AS Joe Biden Ucapkan Selamat pada Benjamin Netanyahu Lewat Sambungan Telepon
Baca juga: Sekutu Putin sekaligus Pendiri Wagner Bertekad akan Terus Ikut Campur di Pemilu AS
Di Kongres, DPR yang dikuasai Partai Republik akan dapat menggagalkan prioritas Demokrat seperti hak aborsi dan perubahan iklim.
Sementara Senat Republik akan memegang kendali atas nominasi yudisial Biden, termasuk lowongan Mahkamah Agung.
Partai Republik juga dapat memulai pertikaian atas plafon utang negara, yang dapat mengguncang pasar keuangan.
Partai Republik akan memiliki kekuatan untuk memblokir bantuan ke Ukraina jika mereka memenangkan kembali kendali Kongres, tetapi para analis mengatakan mereka cenderung memperlambat atau mengurangi aliran bantuan pertahanan dan ekonomi.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani,Tiara Shelavie)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.