Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tesla Pecat Puluhan Karyawan setelah Muncul Isu Kampanye Serikat Pekerja

Tesla pecat sejumlah karyawan setelah muncul isu kampanye serikat pekerja. Namun, Tesla berdalih hal ini karena karyawan itu merekam rapat tanpa izin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tesla Pecat Puluhan Karyawan setelah Muncul Isu Kampanye Serikat Pekerja
Instagram @elonmusk
Elon Musk dinobatkan sebagai orang terkaya ketiga di dunia menurut Forbes, kalahkan Bill Gates. - Perusahaan Tesla milik Elon Musk, pecat puluhan karyawannya setelah muncul isu kampanye serikat pekerja. 

Dewan Pekerja Gabungan Regional Rochester United telah mengajukan keluhan terhadap Tesla ke Dewan Hubungan Perburuhan Nasional.

Mereka menuduh Tesla melakukan praktik perburuhan yang tidak adil.

Dalam pengaduan itu, Tesla disebut memecat karyawan sebagai balasan atas aktivitas serikat pekerja TWU dan mencegah aktivitasnya.

Mereka meminta regulator federal untuk memberi bantuan ganti rugi untuk mencegah penghancuran hak-hak karyawan yang tidak dapat diperbaiki akibat perilaku melanggar hukum Tesla.

Tesla Bantah Tuduhan

Terkait tuduhan ini, Tesla membantah dan memberikan penjelasan di situs webnya.

"Ada tuduhan palsu bahwa Tesla memberhentikan karyawan sebagai tanggapan atas kampanye serikat pekerja baru," tulisnya dalam pernyataan itu, dikutip dari The Guardian.

Rekomendasi Untuk Anda

Dikatakan, pemecatan di Buffalo telah dihasilkan dari proses peninjauan global setengah tahunan berdasarkan kinerja, dan mereka yang terkena dampak diidentifikasi untuk pemecatan pada 3 Februari 2023.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Elon Musk dan Tesla

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas