Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-480: Ukraina Hancurkan Gudang Amunisi Rusia di Odesa
Update perang Rusia-Ukraina Hari ke-480. Hari ini, Ukraina menghancurkan depot amunisi Rusia di Odesa. Gudang itu diduga sangat penting bagi Rusia.
Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nuryanti
TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara administrasi militer Odesa, Serhiy Bratchuk, mengatakan pasukan Ukraina menghancurkan depot amunisi sangat signifikan di dekat kota Henichesk yang diduduki Rusia di wilayah selatan Kherson, Minggu (18/6/2023).
“Angkatan bersenjata kami memberikan pukulan bagus di pagi hari dan yang sangat keras terjadi di desa Rykove, distrik Henichesk, di wilayah wilayah Kherson yang diduduki sementara,” kata Bratchuk dalam pesan video di Telegram.
“Ada gudang amunisi yang sangat signifikan. Gudang itu dihancurkan," lanjutnya.
Tidak ada komentar segera dari Rusia atas dugaan serangan itu.
Media Ukraina memposting video yang menunjukkan kepulan asap membumbung jauh di cakrawala dengan suara ledakan dan proyektil yang terbakar beterbangan ke langit.
Selengkapnya, simak update perang Rusia-Ukraina hari ke-480, dikutip dari The Guardian dan Reuters.
Baca juga: Pengakuan Presiden Rusia Vladimir Putin Pindahkan Senjata Nuklir Taktis ke Belarusia
Presiden Afrika Selatan Temui Putin
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengatakan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengakhiri perang dengan Ukraina.
"Perang ini harus diselesaikan melalui cara negosiasi dan diplomatik," kata Cyril Ramaphosa pada Putin di St. Petersburg, Sabtu (17/6/2023).
Namun, Putin mengatakan Ukraina memblokir pembicaraan damai dengan Rusia yang pernah dilakukan pada tahun 2022.
Rusia tetap menginginkan perdamaian dengan 'realitas baru' yang berarti penyerahan lima provinsi Ukraina.
Baca juga: Perayaan Hari Nasional, Dubes Lyudmila: Rusia-Indonesia Jalin Hubungan Kemitraan Strategis
2 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Rusia di Kharkiv
Dua orang tewas setelah serangan rudal Rusia menghantam sebuah desa di wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina.
Gubernur Kharkiv, Oleh Synehubov, mengatakan pasukan Rusia menembaki desa Huryiv Kozachok.
"Sebuah peluru kendali anti-tank menghantam sebuah mobil yang melaju menuju desa, yang berada di dekat perbatasan dengan Rusia," katanya di Telegram.
Rumor Jens Stoltenberg Tetap Jadi Sekjen NATO
Jens Stoltenberg diperkirakan akan diminta untuk tetap menjadi sekretaris jenderal NATO selama satu tahun lagi.
Masa jabatan Stoltenberg telah diperpanjang tiga kali dan dia akan mengundurkan diri pada September 2023, setelah sembilan tahun menjadi Sekjen NATO.
"Orang Norwegia itu mendapat dukungan luas dan terus menjadi pemimpin yang efektif," kata sumber yang meminta namanya dirahasiakan kepada Reuters.
Kemungkinan Stoltenberg diminta untuk tetap menjadi Sekjen NATO telah meningkat karena KTT NATO di Vilnius semakin dekat.
Sementara itu, sekutu khawatir akan adanya perpecahan selama perang Rusia di Ukraina.
Menhan Rusia Kunjungi Pabrik Militer Siberia
Baca juga: Soal Misi Perdamaian Pemimpin Afrika untuk Rusia-Ukraina, Analis: Mereka Tidak Bawa Pengaruh Apa-apa
Menteri pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, mengunjungi sebuah pabrik militer di Siberia barat pada Sabtu (17/6/2023).
"Kami menekankan perlunya mempertahankan peningkatan produksi tank", kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Agence France-Presse melaporkan, Sergei Shoigu mengatakan ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pasukan Rusia yang melakukan operasi militer khusus di Ukraina.
Rusia Hancurkan 3 Drone di Bryansk
Moskow mengatakan pasukan menghancurkan tiga drone yang menargetkan kilang minyak di wilayah perbatasan selatan Bryansk.
Gubernur Bryansk, Alexander Bogomaz, mengatakan sistem pertahanan udara Rusia menangkis serangan semalam oleh angkatan bersenjata Ukraina di kilang minyak Druzhba di distrik Novozybkov.
"Berkat profesionalisme militer kami… tiga drone udara dihancurkan,” katanya di Telegram.
Putin: Rusia Kirim Nuklir ke Belarus untuk Tahap 1
Presiden Rusia, Vladimir Putin, membenarkan Rusia telah mengerahkan tahap pertama senjata nuklir taktisnya di Belarusia.
Dia mengatakan senjata nuklir hanya akan digunakan jika ada ancaman terhadap keberadaan negara Rusia.
Berbicara di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg pada Jumat (16/3/2023), Presiden Rusia juga mengatakan ada bahaya serius, aliansi militer NATO dapat ditarik lebih jauh ke dalam perang Ukraina.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.