Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Terilhami Penderitaan Warga Palestina di Gaza, Aktivis Amerika Shaun King dan Istrinya Masuk Islam

Aktivis Amerika Shaun King dan istrinya memutuskan memeluk agama Islam setelah melihat warga Palestina yang tengah berjuang untuk kemerdekaannya.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Garudea Prabawati
zoom-in Terilhami Penderitaan Warga Palestina di Gaza, Aktivis Amerika Shaun King dan Istrinya Masuk Islam
Facebook Shaun King, Instagram Omar Suleiman
Momen Shaun King (paling kanan) membacakan dua kalimat syahadat. Aktivis Amerika Shaun King dan istrinya memutuskan memeluk agama Islam setelah melihat warga Palestina yang tengah berjuang untuk kemerdekaannya. 

TRIBUNNEWS.COM - Penulis dan aktivis Amerika Serikat, Jeffrey Shaun King, bersama istrinya Rai King, mengumumkan masuk Islam pada hari pertama bulan suci Ramadhan pada hari Senin (11/3/2024).

Pasangan ini secara terbuka menegaskan komitmen mereka masuk Islam melalui Syahadat.

Pembacaan dua kalimat Syahadat disiarkan langsung di Instagram yang dipandu oleh teman mereka, cendekiawan Muslim asal AS, Omar Suleiman, dailysabah.com melaporkan.

Sambil mengenakan keffiyeh tradisional Palestina, Shaun King (44) mengaitkan keputusannya memeluk Islam dengan melihat dampak besar penderitaan, rasa sakit, dan trauma yang dialami warga Gaza selama enam bulan terakhir.

Di hadapan banyak orang, Shaun King mengungkapkan kekagumannya atas ketangguhan masyarakat Gaza yang masih menemukan makna dan tujuan hidup, di tengah kehancuran dan kehilangan yang mereka rasakan.

“Iman dan ketaatan mereka terhadap Islam tidak hanya membuka hati saya namun juga membuka hati jutaan orang di seluruh dunia,” kata King.

Momen Shaun King, bersama istrinya membacakan dua kalimat syahadat
Momen Shaun King, bersama istrinya membacakan dua kalimat syahadat (Tangkap layar Facebook Shaun King)

Dikenal karena dukungan vokalnya terhadap Palestina, King telah aktif berbagi potret kehancuran Gaza di media sosial sejak 7 Oktober.

Berita Rekomendasi

Ia menyerukan diakhirinya serangan Israel, bahkan mengklaim telah mengkomunikasikan kepada Hamas untuk pembebasan sandera Amerika.

Instagram memblokir akun King, yang memiliki lebih dari 6 juta pengikut, pada bulan Desember lalu.

Meta tidak memberikan alasan jelas.

King juga telah menjadi pendukung melawan rasisme dan kejahatan rasial.

Baca juga: 10 Hari Seusai Dukung Israel, Legenda UFC Royce Gracie Masuk Islam Setelah Dengar Cerita Palestina

Ia kerap menceritakan contoh-contoh rasisme yang dia hadapi selama masa kecilnya di Kentucky.

Pengalaman-pengalaman ini membuat King mempertimbangkan karier di bidang agama setelah dikunjungi ayah sahabat SMA-nya, seorang pendeta.

King terinspirasi oleh pria itu dan sempat mengajar kewarganegaraan sekolah menengah atas dan bekerja di sistem peradilan remaja Atlanta sebelum menjadi pendeta di sebuah pusat Kristen di Georgia.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas