Israel Klaim Ada Terowongan Hamas dari Rafah ke Sinai, Mesir Langsung Bereaksi
Jubir Pasukan Pertahanan Israel sebut ada terowongan Hamas dari Rafah ke Semenanjung Sinai. Mesir langsung membantah tuduhan Israel.
Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Sri Juliati
"Bagian kecil yang belum dikuasai ini dikendalikan oleh tentara melalui tembakan dan pengawasan, yang berarti secara praktis mengendalikan seluruh poros," lanjutnya.
Jika klaim Israel benar, berarti Israel secara resmi memutuskan perbatasan Gaza dan hubungan geografis dengan Mesir dan Israel menerapkan pengepungan militernya di seluruh Jalur Gaza.
Poros Philadelphia atau Poros Salah Al-Din adalah koridor perbatasan antara Mesir dan Jalur Gaza sepanjang 14 Km.
Sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional Israel, Tzachi Hanegbi mengatakan Mesir harus bekerjasama dengan Israel untuk mencegah penyelundupan senjata melalui terowongan yang berada di Rafah.
"Israel akan mengendalikan poros tersebut untuk mencegah penyelundupan," kata Tzachi Hanegbi, Rabu (29/5/2024).
Jumlah Korban
Israel masih melancarkan agresinya di Jalur Gaza, jumlah kematian warga Palestina meningkat menjadi lebih dari 36.161 jiwa dan 81.420 lainnya terluka sejak Sabtu (7/10/2023) hingga Kamis (30/5/2024), dan 1.147 kematian di wilayah Israel, seperti dilaporkan Anadolu.
Sebelumnya, Israel mulai membombardir Jalur Gaza setelah gerakan perlawanan Palestina, Hamas, meluncurkan Operasi Banjir Al-Aqsa untuk melawan pendudukan Israel dan kekerasan di Al-Aqsa pada Sabtu (7/10/2023).
Israel memperkirakan, kurang lebih ada 136 sandera yang masih ditahan Hamas di Jalur Gaza, setelah pertukaran 105 sandera dengan 240 tahanan Palestina pada akhir November 2023.
Sementara itu, lebih dari 8.000 warga Palestina yang masih berada di penjara-penjara Israel, menurut laporan The Guardian pada Desember 2023 lalu.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Berita lain terkait Konflik Palestina vs Israel
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.