Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ukraina Klaim Dronenya Hantam Fasilitas Minyak Rusia, 200 Petugas Damkar Diterjukan Padamkan Api

Ukraina mengklaim bertangung jawab atas serangan pesawat tak berawak di fasilitas minyak Rusia semalam, yang memicu kebakaran besar.

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
zoom-in Ukraina Klaim Dronenya Hantam Fasilitas Minyak Rusia, 200 Petugas Damkar Diterjukan Padamkan Api
Layanan Pers Kementerian Darurat Rusia
Dalam foto yang diambil dari video yang dirilis oleh Layanan Pers Kementerian Darurat Rusia pada Selasa, 18 Juni 2024, petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi reservoir minyak di distrik Azov di wilayah Rostov-on-Don Rusia. Vasily Golubev, gubernur wilayah Rostov, mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak Ukraina menyebabkan kebakaran di reservoir minyak. Kementerian Darurat mengatakan lebih dari 70 petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api yang meliputi area seluas 5.000 meter persegi. 

TRIBUNNEWS.COM - Pada Selasa (18/6/2024), Ukraina mengklaim bertangung jawab atas serangan pesawat tak berawak di fasilitas minyak Rusia semalam, yang memicu kebakaran besar.

Serangan itu membakar reservoir minyak di wilayah Rostov Rusia.

Lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran berada di lokasi kejadian, menurut Gubernur Rostov Vasily Golubev.

Kebakaran tersebut meliputi area seluas 5.000 meter persegi (55.000 kaki persegi) namun tidak ada korban jiwa, kata Kementerian Darurat Rusia.

Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), reservoir adalah suatu tempat yang dipergunakan untuk menyimpan suatu cadangan seperti air, dan juga bahan bakar gas.

Seorang pejabat Ukraina, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya karena dia tidak berwenang memberikan informasi tersebut kepada media, mengatakan serangan itu adalah operasi khusus Dinas Keamanan Ukraina, yang dikenal sebagai SBU.

Drone tersebut menargetkan dua depot minyak di Rostov yang memiliki 22 reservoir minyak, kata pejabat itu.

BERITA TERKAIT

Klaim tersebut tidak dapat dikonfirmasi secara independen, ABC News melaporkan.

Pejabat Kyiv biasanya menolak berkomentar mengenai serangan di wilayah Rusia, meski terkadang mereka merujuk secara tidak langsung pada serangan tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, Kyiv meningkatkan serangan udara di wilayah Rusia.

Ukraina sengaja menargetkan kilang dan terminal minyak sebagai upaya untuk memperlambat mesin perang Kremlin.

Baca juga: Rusia Lakukan Terobosan di Toretsk dan New York, Klaim 155 Pasukan Zelensky Tewas

Pengembang drone Ukraina telah memperluas jangkauan senjatanya selama berbulan-bulan, sebagai upaya Kyiv untuk mengkompensasi kerugian di medan perang.

Kendaraan udara tak berawak juga merupakan pilihan yang terjangkau sementara Ukraina menunggu datangnya lebih banyak bantuan militer dari Barat.

lihat fotoPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky di tengah KTT Perdamaian Swiss yang berlangsung pada 15-16 Juni 2024
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di tengah KTT Perdamaian Swiss yang berlangsung pada 15-16 Juni 2024

Dalam perkembangan lain yang dilaporkan The Guardian, Militer Ukraina terlihat mengerahkan pasukan dan peralatan ke timur laut Ukraina.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas