Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Hamas Daur Ulang 3.000 Bom Israel yang Gagal Meledak di Jalur Gaza

Israel memperkirakan Hamas sedang mendaur ulang 3.000 bom Israel yang gagal meledak di Jalur Gaza untuk membuat senjata baru.

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Pravitri Retno W
zoom-in Hamas Daur Ulang 3.000 Bom Israel yang Gagal Meledak di Jalur Gaza
AFP/SAID KHATIB
Anggota Brigade Ezz-Al Din Al-Qassam, sayap bersenjata gerakan Hamas Palestina, berparade dengan senjata anti-tank di Rafah di selatan Jalur Gaza pada 28 Mei 2021. --- Hamas disebut daur ulang 3.000 bom Israel yang gagal meledak di Jalur Gaza. 

TRIBUNNEWS.COM - Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, dikabarkan kembali mempersenjatai diri dengan sisa-sisa amunisinya di Jalur Gaza.

"Tentara Israel mengetahui bahwa Hamas sedang membangun kembali bengkel produksi senjata," kata Radio Tentara Israel, Senin (24/6/2024).

Laporan itu mengutip pejabat keamanan Israel yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui rincian kejadian tersebut.

"Saat ini tidak ada kesulitan dalam mendapatkan bahan peledak di Gaza, karena bahan peledak tersebut tersedia dalam jumlah besar dan mudah didapat," katanya.

Ia mengatakan Hamas kemungkinan dapat membuat senjata-senjata baru menggunakan sisa-sisa dari persenjataan militer di Jalur Gaza.

"Hamas sedang mencoba menggunakan sisa-sisa bom Angkatan Udara Israel yang diluncurkan tetapi tidak meledak, sebagai sumber bahan peledak untuk membuat senjata baru," lanjutnya.

Pejabat senior militer Israel yang menangani masalah ini, memperkirakan dari sekitar 50.000 bom yang dijatuhkan Angkatan Udara Israel di Gaza sejak awal perang, hanya sekitar 5 persen yang meledak.

BERITA TERKAIT

"Ini berarti sekitar 2.000 hingga 3.000 bom jatuh, dan Hamas memiliki kemampuan untuk menggunakannya sebagai bahan mentah," kata pejabat itu kepada Radio Tentara Israel.

Pejabat itu mengatakan militer Israel berpendapat bahwa Hamas bisa memanfaat jeda dalam gencatan senjata untuk memproduksi senjata.

"Penilaian militer adalah jika ada jeda jangka panjang dalam pertempuran sebagai bagian dari kesepakatan penyanderaan, Hamas akan mampu menghidupkan kembali sistem produksinya secara signifikan," lanjutnya.

Meskipun Israel telah menghancurkan sebagian besar Jalur Gaza, faksi-faksi Palestina termasuk Hamas masih mampu menargetkan pasukan Israel dan menghancurkan persenjataan serta kendaraan militer mereka, lalu menyiarkan klip video yang mendokumentasikan beberapa operasi mereka.

Baca juga: Panik, Ribuan Perempuan Israel Borong Senjata Api, Was-was Pasukan Netanyahu Kalah Lawan Hamas

Hamas Daur Ulang Persenjataan Israel

Menurut pakar senjata dan intelijen Israel dan Barat, laporan intelijen pada Januari lalu menunjukkan sejauh mana Hamas mampu membuat banyak roket dan persenjataan anti-tank.

Perbendaharaan militer Hamas itu diproduksi menggunakan ribuan amunisi Israel yang gagal meledak di Jalur Gaza.

Hamas juga mempersenjatai pejuangnya dengan senjata yang dicuri dari pangkalan militer Israel.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

asia sustainability impact consortium

Follow our mission at sustainabilityimpactconsortium.asia

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas