Elon Musk
Elon Musk adalah seorang pengusaha dan pebisnis kelahiran Afrika Selatan. Lalu, siapakah Elon Musk? Simak Profil dan Sosok Elon Musk berikut ini.
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Bobby Wiratama
Saat berusia 12 tahun, ia menjual perangkat lunak pertamanya: sebuah permainan yang ia buat bernama Blastar.
Di sekolah dasar, Musk bertubuh pendek, tertutup, dan kutu buku. Ia diganggu hingga berusia 15 tahun dan mengalami percepatan pertumbuhan serta belajar cara membela diri dengan karate dan gulat.
Keluarga
Ibu Musk, Maye Musk, adalah seorang model Kanada dan wanita tertua yang membintangi kampanye Covergirl.
Sewaktu Musk tumbuh dewasa, ia pernah bekerja di lima tempat sekaligus untuk menghidupi keluarganya.
Ayah Musk, Errol Musk, adalah seorang insinyur Afrika Selatan yang kaya.
Musk menghabiskan masa kecilnya bersama saudara laki-lakinya, Kimbal, dan saudara perempuannya, Tosca, di Afrika Selatan.
Orang tuanya bercerai saat ia berusia 10 tahun.
Pendidikan
Pada usia 17 tahun, pada tahun 1989, Musk pindah ke Kanada untuk kuliah di Queen's University dan menghindari wajib militer di Afrika Selatan.
Musk memperoleh kewarganegaraan Kanada tahun itu, sebagian karena ia merasa akan lebih mudah memperoleh kewarganegaraan Amerika melalui jalur itu.
Pada tahun 1992, Musk meninggalkan Kanada untuk belajar bisnis dan fisika di University of Pennsylvania.
Ia lulus dengan gelar sarjana ekonomi dan melanjutkan pendidikannya untuk gelar sarjana kedua di bidang fisika.
Setelah meninggalkan Penn, Musk melanjutkan pendidikannya ke Universitas Stanford di California untuk meraih gelar doktor dalam bidang fisika energi.
Namun, kepindahannya itu bertepatan dengan pesatnya perkembangan Internet.
Ia keluar dari Stanford hanya dalam waktu dua hari untuk menjadi bagian dari universitas itu dan meluncurkan perusahaan pertamanya, Zip2 Corporation pada tahun 1995. Musk menjadi warga negara AS pada tahun 2002.