Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Netanyahu Akui Serangan Israel di Qatar: Kami Memerangi Hamas

Perdana Menteri Israel Netanyahu mengakui serangan Israel di Qatar dengan dalih memerangi delegasi Hamas yang bertanggungjawab untuk negosiasi.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Netanyahu Akui Serangan Israel di Qatar: Kami Memerangi Hamas
Facebook GPO
NETANYAHU BERPIDATO - Tangkapan layar video pidato Netanyahu diambil dari Facebook GPO, Rabu (10/9/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ia menginstruksikan militer Israel untuk menyerang Qatar pada Selasa (9/9/2025) dengan dalih menargetkan para pemimpin Hamas. 

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan ia menginstruksikan militer Israel untuk melancarkan serangan terhadap Qatar dengan dalih menargetkan para pemimpin kelompok Palestina, Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), pada Selasa (9/9/2025).

"Saya telah menginstruksikan pasukan keamanan untuk bersiap menyerang para pemimpin Hamas," kata Netanyahu dalam konferensi pers setelah serangan tersebut.

"Pilot kami melaksanakan misi untuk menargetkan para pemimpin Hamas dengan tepat," tambahnya.

"Ada peluang operasional hari ini untuk melenyapkan kepemimpinan Hamas, dan saya memberikan instruksi kepada Menteri Pertahanan untuk melaksanakannya," lanjutnya.

Netanyahu mengulangi narasinya mengenai ancaman Iran untuk membenarkan serangan terhadap negara berdaulat Qatar.

Israel berulang kali menuduh Iran mendukung kelompok perlawanan di Timur Tengah untuk menghancurkannya.

"Kami berperang dengan Hamas untuk membebaskan tentara yang diculik dan menyingkirkan ancaman eksistensial Iran dari benak kami," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia melanjutkan, "Kami tidak akan memberikan kekebalan apa pun di masa depan, dan musuh kami harus tahu bahwa darah rakyat kami tidak akan terbuang sia-sia."

Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan serangan tersebut menargetkan tempat para pemimpin Hamas, lapor AP News.

Israel Serang Qatar

Militer Israel meluncurkan serangan terhadap ibu kota Qatar, Doha, pada Selasa, 9 September 2025.

Baca juga: Israel Serang Qatar, Sekutu AS: 6 Tewas Termasuk Warga Sipil dan Anak Tokoh Hamas

Qatar, yang selama ini menjadi mediator penting dalam negosiasi gencatan senjata Gaza, diguncang oleh serangkaian ledakan setelah militer Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan tokoh-tokoh Hamas yang berkumpul di sana. 

Serangan tersebut menargetkan Doha, khususnya kawasan Barat Bay/West Bay Lagoon dan area sekitar yang dipakai sebagai lokasi pertemuan serta perumahan pejabat. 

Foto dan rekaman awal menunjukkan kolom asap mengepul di langit Doha, menurut laporan Al Jazeera.

Menurut pernyataan militer Israel dan liputan media, sasaran adalah para pemimpin dan negosiator senior Hamas yang sedang mempertimbangkan proposal gencatan senjata — termasuk nama-nama yang disebut dalam laporan internasional termasuk Khalil al-Hayya.

Israel menyatakan operasinya "terarah" ke kepemimpinan Hamas dan mengambil tanggung jawab atas aksi tersebut.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas