Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.319: 13.000 Babi Mati Akibat Serangan Drone Rusia di Ukraina

13.000 babi mati setelah serangan drone Rusia memicu kebakaran di sebuah peternakan di timur laut Ukraina pada Jumat (3/10/2025)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.319: 13.000 Babi Mati Akibat Serangan Drone Rusia di Ukraina
Kremlin
VLADIMIR PUTIN - Foto diambil dari Kantor Presiden Rusia, Selasa (22/4/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara setelah pertemuan Dewan Negara Tertinggi Negara Persatuan dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko (tidak terlihat di foto) di Minsk pada 6 Desember 2024. Sekitar 13.000 babi mati setelah serangan drone Rusia memicu kebakaran di sebuah peternakan di timur laut Ukraina pada Jumat (3/10/2025) malam. 

Ia menekankan situasi keamanan harus membaik agar teknisi bisa bekerja tanpa mempertaruhkan nyawa.

2. Jurnalis Foto Prancis Tewas Akibat Serangan Drone Rusia

Jurnalis foto Prancis, Antoni Lallican, tewas akibat serangan pesawat nirawak Rusia di Ukraina timur pada Jumat (3/10/2025).

Fotografer berusia 37 tahun itu merupakan bagian dari Brigade Lapis Baja Keempat Ukraina di dekat garis depan wilayah Donbas.

Pihak berwenang Ukraina menyatakan Lallican tewas saat meliput bersama pasukan tersebut.

Dalam serangan yang sama, jurnalis Ukraina Georgiy Ivanchenko turut terluka.

Brigade Lapis Baja Keempat menegaskan bahwa kedua jurnalis memakai rompi antipeluru bertanda jelas "PRESS".

3. Persatuan Jurnalis Ukraina: Rusia Sengaja Targetkan Reporter

Ketua Persatuan Jurnalis Ukraina, Serhiy Tomilenko, mengatakan Antoni Lallican terbunuh di dekat kota Druzhkivka, Donbas.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menyebut wilayah itu sebagai salah satu sektor paling aktif di garis depan sepanjang 1.250 km.

Tomilenko menuduh Rusia sengaja memburu jurnalis yang berupaya mendokumentasikan kejahatan perang.

Menurutnya, setiap perjalanan ke garis depan merupakan risiko mematikan bagi pewarta.

"Lallican berulang kali mengambil risiko itu, datang ke Ukraina dan mendokumentasikan apa yang banyak orang tak ingin lihat," kata Tomilenko.

4. Macron hingga Federasi Jurnalis Kecam Kematian Lallican

Baca juga: AS Akan Berikan Info Intelijen ke Ukraina Buat Serangan Rudal Tomahawk ke Jantung Rusia

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyampaikan duka mendalam atas kematian Antoni Lallican.

Ia menyebut Lallican sebagai korban serangan drone Rusia dalam pernyataannya di platform X.

Federasi Jurnalis Eropa dan Internasional mengutuk insiden itu, menilainya sebagai kejahatan perang.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Sybiga, menuding Rusia terus menargetkan jurnalis secara sengaja.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas