Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Antara 'Stranger Things' dan Perang Nyata: Kisah Warga Venezuela Terjebak di Tengah Bom Caracas

Bagi warga Venezuela, operasi militer tak terduga oleh Amerika Serikat adalah awal mimpi buruk yang mengerikan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dodi Esvandi
zoom-in Antara 'Stranger Things' dan Perang Nyata: Kisah Warga Venezuela Terjebak di Tengah Bom Caracas
connectas.org
Dentuman dahsyat serangan udara dan kilatan ledakan yang menerangi langit di atas ibu kota Venezuela, Caracas, membangunkan warga pada dini hari tanggal 3 Januari 2026, yang masih belum pulih dari perayaan Tahun Baru. 
Memuat video…

Di layar, pasukan bertempur melawan monster di tengah ledakan dan tembakan. Tiba-tiba, ledakan nyata menggelegar di luar.

"Suara itu sangat keras," kata Mathias. Ia menghentikan TV, melihat keluar. Gumpalan asap membubung di atas El Rosal. 

Ledakan kedua, kilatan oranye raksasa di atas Pangkalan Udara La Carlota, memberinya kesadaran mengerikan: ini bukan petasan.

Jalanan kosong, tetangga memata-matai dari balik jendela gelap, bahkan lampu pohon Natal mereka dimatikan.

Raungan pesawat dan bom terus mengguncang, semuanya berpusat di La Carlota. 

"Saya tetap tenang sampai ledakan yang lebih besar mengguncang jendela, membunyikan alarm mobil, dan menerangi Gunung Ávila," ujarnya. 

Ketakutan itu nyata. Ia mengisi daya ponsel, mencari senter, lalu secara naluriah menciptakan "bunker" darurat dengan kasur di lorong, tempat teraman di rumahnya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan piyama, ia duduk di lantai, mengirim pesan kepada keluarga: "Meskipun tampaknya sulit dipercaya, jelas sekali mereka sedang membom Caracas."

Ketakutan di Tepian Karibia

Dentuman dahsyat serangan udara dan kilatan ledakan yang menerangi langit di atas ibu kota Venezuela, Caracas, membangunkan warga pada dini hari tanggal 3 Januari 2026, yang masih belum pulih dari perayaan Tahun Baru.
Dentuman dahsyat serangan udara dan kilatan ledakan yang menerangi langit di atas ibu kota Venezuela, Caracas, membangunkan warga pada dini hari tanggal 3 Januari 2026, yang masih belum pulih dari perayaan Tahun Baru. (connectas.org)

Di Marapa Marina, Catia La Mar, dekat Laut Karibia, Gabriela terbangun pukul 02:00 pagi oleh suara yang tak dikenali. 

Bukan guntur, bukan mimpi. Jendelanya bergetar.

Ia melihat ke luar, dan saat itulah sentakan ketakutan menjalar ke tubuhnya. "Saya membeku," kenangnya.

Sebuah suara mendesing memecah keheningan. Ia melihat sesuatu berwarna oranye jatuh dari langit, langsung menuju Dataran Tinggi Mamo, instalasi militer penting. Detik berikutnya, ledakan. 

"Saya tidak tahu dari mana asalnya, tetapi saya tahu itu adalah serangan militer. Dan saya takut, sangat takut akan nyawa saya, akan keluarga saya."

Pesan WhatsApp mengonfirmasi kengerian: serangan serupa terjadi di pelabuhan La Guaira dan Naiguatá. 

Gabriela tak bisa lagi tidur. Lumpuh karena ketakutan, dari jendela—kursi baris terdepannya—ia menyaksikan lebih banyak ledakan. 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas