Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Alasan Umum Kenapa Junk Food Disukai Banyak Orang, Padahal Tidak Sehat

Makanan tidak sehat atau yang junk food sering dianggap buruk untuk tubuh karena tinggi kalori namun kandungan nutrisinya rendah.

Alasan Umum Kenapa Junk Food Disukai Banyak Orang, Padahal Tidak Sehat
Shutterstock
Ketimbang mengkonsumsi cemilan sehat, generasi milenial lebih suka makan junk food meski sudah tahu dampaknya untuk kesehatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Makanan tidak sehat atau yang junk food sering dianggap buruk untuk tubuh karena tinggi kalori namun kandungan nutrisinya rendah.

Adapun makanan yang paling banyak disajikan di restoran cepat saji dan masuk kualifikasi junk food antara lain cake, minuman bersoda, es krim, burger, hot dog, dan lainnya.

Namun, mengapa junk food sangat digemari dan banyak orang mengaku sulit menolak godaannya?

Setidaknya ada tiga alasan mengapa junk food sangat populer meskipun sudah banyak ulasan bahwa makanan ini adalah pilihan yang buruk bagi kesehatan.

1. Murah

Alasan utamanya mungkin ini: harganya relatif murah dan porsinya besar.

Beberapa restoran bahkan juga menyediakan paket makanan yang membuat kita bisa mendapatkan beberapa jenis makanan dengan harga yang sangat ekonomis.

Baca: Konsumsi Pisang Setiap Pagi Bantu Turunkan Berat Badan, Bagaimana Aturannya?

Baca: Banyak Anak Muda Terserang Stroke, Yuk Kenali Penyebabnya

Baca: Penderita Diabetes Disarankan Konsumsi Makanan Mengandung Magnesium, Cokelat Satu di Antaranya

Sama halnya dengan di toko bahan pangan, camilan tinggi sodium dan lemak sangat mudah kita dapatkan dan harganya murah. Sedangkan buah segar dan sayur-sayuran cenderung lebih mahal.

Sebungkus keripik kentang, misalnya, bisa kita dapatkan kurang dari Rp 5.000. Sedangkan untuk mendapatkan satu buah apel kita perlu mengeluarkan uang lebih besar.

Namun, meskipun banyak junk food yang harganya murah, terlalu banyak mengkonsumsi makanan jenis ini akan membuat kita mengeluarkan lebih banyak uang dalam jangka panjang karena memiliki dampak buruk terhadap kesehatan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas