Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gangguan Pendengaran karena Penggunaan Headset, Ketahui Gejalanya

Headset atau earphone adalah alat yang digunakan banyak orang untuk mendengarkan musik atau suara film melalui gawai.

Gangguan Pendengaran karena Penggunaan Headset, Ketahui Gejalanya
hearforyouri.com
Ilustrasi telinga 

TRIBUNNEWS.COM - Headset atau earphone adalah alat yang digunakan banyak orang untuk mendengarkan musik atau suara film melalui gawai.

Pada umumnya, setiap produsen headset tentu sudah menciptakan produk yang aman dan nyaman bagi telinga.

Namun, bukan berarti itu aman sepenuhnya bagi kesehatan telinga ketika digunakan.

Penggunaan headset dalam jangka panjang bisa menjadi masalah jika sering dipakai dengan durasi yang lama dan volume yang keras.

Awal 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa 1,1 miliar orang muda mempunyai risiko kehilangan pendengaran karena alat audio pribadi dan kebisingan suara di tempat-tempat hiburan, seperti diskotek dan konser musik yang tingkat kebisingan dapat mencapai 120 dB selama berjamjam.

Baca juga: Mengenal Implan Koklea, Metode Atasi Gangguan Pendengaran pada Anak

Dilaporkan 1 dari 5 remaja Amerika Serikat sudah menderita gangguan pendengaran.

Gangguan pendengaran di kalangan remaja saat ini adalah sekitar 30 persen lebih tinggi dibandingkan pada tahun 1980-an dan 1990-an.

Merangkum Osteopathic.org, seseorang masih aman mendengarkan suara di headset sampai 85 desibel (dB) sepanjang hari atau delapan jam.

Intensitas suara itu kira-kira setara dengan suara lalu lintas kota yang bising.

Jika mendengarkan melebihi angka itu, kemampuan pendengaran seseorang bisa terancam.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas