Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Puasa dapat Tingkatkan Imunitas? Ini Penjelasan Dokter

Namun perlu diingat hal ini terjadi jika seseorang mendapatkan bahan-bahan baku yang cukup pada saat sahur. 

Puasa dapat Tingkatkan Imunitas? Ini Penjelasan Dokter
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puasa memiliki banyak manfaat bagi tubuh diantaranya adalah meningkatkan imunitas.

Imunitas menjadi penting saat masa pandemi Covid-19 ini.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Alergi Immunologi, Gatot Soegiarto menjelaskan, saat berpuasa tubuh akan mengalami autophagy, yaitu kondisi di mana porang berpuasa lebih dari enam jam, maka tubuh memiliki mekanisme untuk membersihkan dirinya dari sel-sel yang tidak berfungsi dengan baik.

Kemudian juga membersihkan diri dari bahan-bahan toksik dan dari penyimpangan metabolise dalam tubuh sehingga sel-sel yang tidak berfungsi atau bahan-bahan toksik dapat dibersihkan sendiri.

Dengan demikian, orang yang berpuasa memiliki sistem imun jadi lebih bagus.

Sel darah putih juga lebih bagus.

Baca juga: Alasan Jaga Imunitas Tubuh itu Penting meski Sudah Vaksinasi Covid-19

Namun perlu diingat hal ini terjadi jika seseorang mendapatkan bahan-bahan baku yang cukup pada saat sahur. 

"Makanya, dianjurkan makan sahur pada saat akan berpuasa. Termasuk, mengonsumsi immunomodulator ketika sahur, agar ketika menjalani puasa, maka bahan bakunya  dapat digunakan untuk proses autophagy," kata Dr. Gatot dalamacara webinar pentingnya jaga imunitas tubuh meski sudah divaksinasi, Rabu (28/4/2021).

Mengonsumsi immunomodulator pada saat sahur  ini bagus dilakukan oleh orang lansia maupun mereka yang masih muda atau usia produktif.

Immunomodulator sendiri adalah zat atau substansi yang dapat memodifikasi respon imun, mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif yang dapat mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu.

Dokter spesialis paru Erlina Burhan mengatakan, suplemen atau vitamin itu ada di makanan, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. 

"Tapi, tidak semua orang suka sayur dan buah. Jadi, menurut saya, harus ada beberapa ikhtiar untuk menghindari terjadinya infeksi covid-19 ini. Selain vaksinasi, juga bisa menjalankan 5M, termasuk juga dengan meningkatkan imunitas tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi immunomodulator," tambah dr. Erlina.

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas