Tribun Kesehatan

Anak Alami Batuk dan Pilek di Musim Pancaroba, Dokter Ingatkan Tetap Waspada

Harus dicari tahu siapa orang dewasa yang telah menularkan penyakit pada anak. Agar, penularan dapat segera dihentikan.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Erik S
zoom-in Anak Alami Batuk dan Pilek di Musim Pancaroba, Dokter Ingatkan Tetap Waspada
freepik
Ilustrasi batuk pada anak. Pergantian musim saat ini kerap memengaruhi kesehatan anak. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pergantian musim saat ini kerap memengaruhi kesehatan anak. Tidak heran, akhir-akhir ini seringkali anak-anak alami batuk atau flu.

Menurut Dokter spesialis paru dr Heidy Agustin, situasi ini terhitung lazim. Tapi orangtua perlu waspada.

Baca juga: Anaknya Alami Batuk selama 2 Bulan hingga Asma, Melaney Ricardo Akui Khawatir: Nggak Berhenti Doa

"Batuk pilek anak lazim terjadi apa lagi musim sekarang, panas dan hujan. Sekarang juga cuaca kondisi tidak menentu," ungkapnya dalam acara pertemuan Ilmiah Khusus Perhimpunan Dokter Paru Indonesia 'Strategy for Emergency Diseases : Key Role For Lung Herath di Jakarta, Sabtu (23/9/2022).

Tapi, dr Heidy menganjurkan agar tetap lebih waspada. Apa lagi batuk dan pilek dikaitkan dengan gejala Covid-19. Karenanya, hal yang perlu dilakukan oleh keluarga.

Di antaranya melakukan pemeriksaan. Selain itu cukupkan kebutuhan gizi dan nutrisi. Selain itu ia pun mengingatkan jika anak-anak tidak bisa menularkan virus atau bakteri ke orang dewasa.

Baca juga: Anak Batuk, Pilek hingga Alami ISPA di Masa Pandemi, Orangtua Jangan Panik, Lakukan Hal Ini

Jadi, harus dicari tahu siapa orang dewasa yang telah menularkan penyakit pada anak. Agar, penularan dapat segera dihentikan.

"Perlu diingat, anak-anak saat batuk tidak menularkan ke orang dewasa. Jumlah virus di bakteri di paru-paru sedikit karena masih kecil. Sehingga harus dicari penyebabnya," tegas dr Heidy.

Baca juga: 4 Jenis Batuk pada Anak yang Perlu Diketahui Beserta Perbedaan dan Cara Menyembuhkan

Situasi ini pun berlaku bagi penyakit Pneumonia dan Tuberkolosis. Saat anak terinfeksi, perlu dicari tahu dari siapa ia tertular. Lebih lanjut, dr Heidy pun menghimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

"Himbauan prokes jangan lupa, anak kecil juga tetap pakai masker. Walau masih anak-anak, tetap harus dijaga," pungkasnya. 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas