Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ini yang Perlu Diwaspadai oleh Penyandang Obesitas Saat Melakukan Olahraga Lari 

Coach olahraga Rian Ardiansyah menyarankan untuk melakukan asesmen terlebih dahulu sebelum olahraga

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Ini yang Perlu Diwaspadai oleh Penyandang Obesitas Saat Melakukan Olahraga Lari 
Istimewa
Ilustrasi obesitas - Olahraga lari disebut-sebut menjadi aktivitas fisik yang cepat menurunkan berat badan.  Hanya saja, bagi mereka yang alami obesitas, ada hal yang perlu diwaspadai.  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Olahraga lari disebut-sebut menjadi aktivitas fisik yang cepat menurunkan berat badan. 

Hanya saja, bagi mereka yang alami obesitas, ada hal yang perlu diwaspadai. 

Menurut coach olahraga Rian Ardiansyah, tidak menjadi masalah lakukan lari atau joging bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih. 

Hanya saja, ternyata jika mereka yang memiliki tubuh berat lalu dipaksa untuk berlari, maka dapat menimbulkan dampak pada lutut. 

"Selama gak sakit its okey, tidak masalah. Cuma memang dari pengalamanku rata-rata, teman-teman yang mungkin over weight dipaksa joging, itu impact lututnya lumayan besar," ungkapnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (8/11/2022). 

Baca juga: Berat Badan Turun 13 Kg, Amel Carla Ungkap Momen Tak Sehat karena Obesitas: Naik Tangga Ngos-ngosan

Hal ini tentu saja, kata Rian menimbulkan rasa tidak nyaman.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, kata Rian, memaksakan untuk berlari akan berpengaruh jangka waktu panjang.  

Ia pun mengingatkan jika muncul rasa sakit saat berlari, jangan ragu untuk berkonsultasi.

"Kalau tidak ada keluhan, lanjutkan saja. Tapi kalau lututnya, bawah lutut dan bagian paha bagian dalam sakit, sebaiknya coba konsultasikan ke ekspert," tegasnya. 

Lebih lanjut, ia pun menyarankan untuk melakukan asesmen terlebih dahulu sebelum olahraga. 

Sehingga tahu, olahraga apa yang tepat dilakukan dengan menyesuaikan pada berat, tinggi badan dan kelenturan tubuh. 

Sedangkan bagi pemula atau baru mulai, Rian menyarankan untuk tidak terburu-buru dalam melakukan gerakan olahraga

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas