Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Cegah Keparahan Skoliosis dengan Terapkan 3 Tips dari Dokter Spesialis Ortopedi Berikut Ini

Skoliosis ini biasanya menimbulkan keluhan ringan, tetapi dapat berkembang menjadi lebih parah seiring bertambahnya usia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Irma Rahmasari
zoom-in Cegah Keparahan Skoliosis dengan Terapkan 3 Tips dari Dokter Spesialis Ortopedi Berikut Ini
Freepik
Ilustrasi seseorang yang mengalami skoliosis 

TRIBUNNEWS.COM, KESEHATAN - Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi Konsultan Tulang Belakang, dr Phedy, Sp.OT (K) Spine bagikan tips untuk mencegah keparahan skoliosis.

Skoliosis merupakan kelainan pada tulang belakang yang ditandai dengan bentuk punggung melengkung seperti huruf C atau S.

Skoliosis ini biasanya menimbulkan keluhan ringan, tetapi dapat berkembang menjadi lebih parah seiring bertambahnya usia.

Jika kondisi skoliosis tidak segera ditangani, lengkungan skoliosis yang sangat parah dapat menimbulkan kerusakan sendi dan nyeri berkepanjangan.

Baca juga: dr Phedy Kenalkan Teknologi Baru Pengobatan Skoliosis, Dinilai Dapat Mempercepat Masa Pemulihan

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi Konsultan Tulang Belakang, dr Phedy, Sp.OT (K) Spine bagikan tips untuk mencegah keparahan skoliosis dalam tayangan YouTube Kompas TV yang dilansir TribunHealth.

Tips Mencegah Keparahan Skoliosis

1. Mengenali skoliosis sejak dini

Rekomendasi Untuk Anda

dr Phedy imbau kepada para orangtua yang memiliki anak remaja agar memperhatikan kesehatan dan kondisi tulang pada anak.

Jika Anda memiliki anak perempuan, dr Phedy sarankan untuk melakukan pemeriksaan punggung pada usia 10 tahun dan 13 tahun.

Sedangkan jika Anda memiliki anak laki-laki, dr Phedy sarankan untuk melakukan pemeriksaan punggung pada usia 12 tahun dan 14 tahun.

"Cara pemeriksaannya gampang dan orangtua bisa melakukannya sendiri dengan cara anak disuruh membungkuk."

"Anak disuruh membungkuk ke depan kemudian orangtua menilai punggung sisi kiri dan punggung sisi kanan, apakah punggung tersebut sama tinggi atau tidak. Pemeriksaan punggung dapat dilakukan pada punggung bagian atas dan bawah."

"Kalau ternyata punggung anak tidak sama tinggi atau ada salah satu sisi tidak sama tinggi, maka harus diwaspadai karena itu bisa menjadi tanda dari skoliosis."

"Jika sudah menemukan hal ini, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter ortopedi bagian tulang belakang untuk memastikan apakah itu skoliosis atau bukan," jelas dr Phedy.

Baca juga: Penderita PCOS Wajib Tahu! Terapkan 5 Tips Ini untuk Mencegah Penderita PCOS Mengidam Makanan

Ilustrasi seseorang yang mengalami skoliosis
Ilustrasi seseorang yang mengalami skoliosis (Freepik)
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas