Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Waspadai Risiko Komplikasi Kehamilan Anak Kembar 

Menurut dokter subspesialis fetomaternal, kehamilan kembar bukan sesuatu yang normal. Bahkan miliki risiko tinggi. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata

"Risiko ketubannya semakin banyak, menyebabkan perut ibu meregang. Sehingga meningkatkan risiko prematur, dan pendarahan pasca melahirkan," jelasnya. 

Selain itu pada janin kembar, akan berbagi ruangan dengan saudaranya . Sehingga tidak jarang ukuran anak kembar lebih kecil dibandingkan hamil tunggal.

"Jarang hamil kembar di atas 2,5 kilogram. Indonesia jarang di atas 2,5 kilogram. Dan kehamilan kembar meningkatkan risiko cacat bawaan lahir" imbuhnya. 

Keempat, pada kembar identik dengan satu plasenta, ada satu janin yang berperan sebagai donor.

Janin lain sebagai penerima dari pendonor yang  memompakan darah ke janin.

Dampaknya, janin yang mendonorkan  jadi lebih kecil. 

Air ketuban habis, sedangkan janin yang menerima jauh lebih besar dengan air lebih ketuban.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ini sangat berisiko. Tidak hanya salah satu, keduanya berisiko. Salah satu penanganannya adalah memutuskan aliran darah ke antara janin," paparnya. 

Sayangnya, tidak semua rumah sakit yang bisa melakukan tindakan tersebut.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas