Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Makan Lebih Banyak Buah dapat Mencegah Depresi di Usia Lanjut

Mengonsumsi buah-buahan dapar meningkatkan asupan serat , meningkatkan kadar antioksidan, dan meningkatkan variasi makanan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Makan Lebih Banyak Buah dapat Mencegah Depresi di Usia Lanjut
Shutterstock
Mengonsumsi buah-buahan dapar meningkatkan asupan serat , meningkatkan kadar antioksidan, dan meningkatkan variasi makanan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Sudah diketahui secara umum bahwa buah kaya akan manfaat.

Mengonsumsi buah-buahan dapar meningkatkan asupan serat , meningkatkan kadar antioksidan, dan meningkatkan variasi makanan. 

Namun, tahukah jika penelitian baru menunjukkan bahwa buah berpotensi mencegah depresi di kemudian hari. 

Dilansir dari Health, sebuah studi pada Juni 2024 di The Journal of Nutrition, Health and Aging menemukan bahwa orang-orang di usia paruh baya yang makan lebih banyak buah memiliki tingkat depresi yang lebih rendah di usia yang lebih tua.

Studi longitudinal di Singapura ini melacak hampir 14.000 partisipan selama lebih dari 20 tahun. 

Baca juga: Gaya Hidup Sehat Mudah dan Praktis Ala Seleb: Konsumsi Buah-Buahan dan Sayuran Segar!

Mereka yang mengonsumsi buah paling banyak (setidaknya tiga porsi per hari) mengurangi kemungkinan depresi terkait usia setidaknya sebesar 21 persen. 

Rekomendasi Untuk Anda

Temuan ini dapat memberi dampak berarti dalam mencegah kondisi kesehatan mental yang sangat umum terjadi pada populasi lanjut usia.

*Kaitan Antara Konsumsi Buah dan Depresi*

Studi Journal of Nutrition, Health and Aging dimulai dengan data dari tahun 1993–1998. 

Saat itu, 13.738 orang dewasa di Singapura diminta untuk menjawab pertanyaan terperinci tentang konsumsi buah dan sayur mereka. 

Usia awal mereka adalah 52,4 tahun. Lebih dari dua dekade kemudian, dalam periode wawancara lanjutan tahun 2014–2016, saat peserta berusia rata-rata 72,5 tahun.

Mereka dievaluasi menggunakan Geriatric Depression Scale, alat skrining klinis yang digunakan di banyak negara untuk mengidentifikasi depresi pada orang dewasa yang lebih tua.  

Semakin banyak buah yang dikonsumsi subjek dalam kuesioner tahun 1990-an, semakin rendah kemungkinan mereka mengalami depresi sekitar 20 tahun kemudian. 

Hubungan antara buah dan kesehatan mental yang lebih baik juga tidak sedikit. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas