Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kenali Gejala Kortisol Tinggi dan Cara Mengatasinya Tanpa Obat

Kortisol adalah hormon stres yang penting bagi tubuh, tetapi kadarnya yang terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Kenali Gejala Kortisol Tinggi dan Cara Mengatasinya Tanpa Obat
Pexels
KORTISOL TINGGI - Foto ilustrasi orang mengalami stres. Kortisol adalah hormon stres yang penting bagi tubuh, tetapi kadarnya yang terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit 

Sebuah penelitian menemukan bahwa menuliskan daftar tugas untuk esok hari selama lima menit sebelum tidur dapat membantu orang yang stres tertidur lebih cepat.

2. Ambil Istirahat Singkat

Anda tidak perlu berlibur selama seminggu untuk mengurangi stres.

Ahli gizi Dawn Jackson Blatner menyarankan untuk mengambil jeda singkat, berdiri dari kursi, dan menghirup udara segar. Bahkan satu menit berada di luar ruangan sambil mendengarkan suara burung dapat membantu menenangkan sistem saraf.

3. Bergerak Lebih Banyak

Aktivitas fisik rutin seperti berjalan cepat, bersepeda, atau olahraga intensitas sedang membantu mengatur hormon stres dan menurunkan kadar kortisol.

Bonusnya, sebuah penelitian menemukan bahwa berjalan selama 15 menit dapat mengurangi keinginan mengonsumsi makanan manis.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, hindari latihan intensitas sangat tinggi setiap hari karena justru dapat meningkatkan kortisol.

4. Coba Teknik Mindfulness atau Tapping

Meditasi, yoga, dan latihan pernapasan terbukti dapat mengurangi stres secara signifikan.

Jika tidak menyukai meditasi, Anda bisa mencoba teknik tapping, yaitu mengetuk titik-titik tertentu pada tubuh yang berkaitan dengan titik akupunktur untuk membantu mengurangi kecemasan dan menurunkan kortisol.

5. Konsumsi Makanan yang Menjaga Gula Darah Stabil

Pola makan yang kaya serat, protein, dan lemak sehat membantu mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang dapat memicu peningkatan kortisol.

Kabar baik bagi pencinta cokelat, penelitian di Inggris menemukan bahwa mengonsumsi 25 gram cokelat hitam setiap hari selama empat minggu dapat menurunkan kadar kortisol hingga 29 persen.

6. Luangkan Waktu di Alam Terbuka

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas