Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Lifestyle

Surat Taha Ayat 1-30 dalam Tulisan Arab dan Latin Lengkap dengan Terjemahannya

Taha merupakan surah ke-20 dalam al-Qur'an dan tergolong surah Makkiyah karena diturunkan di Mekah.

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Surat Taha Ayat 1-30 dalam Tulisan Arab dan Latin Lengkap dengan Terjemahannya
Paud IT Al Hasanah Bengkulu
Berikut bacaan Surat Taha Ayat 1-30 dalam Tulisan Arab dan Latin Lengkap dengan Terjemahannya 

TRIBUNNEWS.COM - Simak bacaan surat Taha Ayat 1-30 dalam tulisan Arab dan latin di dalam artikel ini.

Selain tulisan arab dan latin surat Taha, dilengkapi juga dengan terjemahan dari masing-masing ayat.

Taha merupakan surah ke-20 dalam al-Qur'an dan terdiri atas 135 ayat.

Surat Taha tergolong surah Makkiyah karena diturunkan di Mekah.

Baca juga: Bacaan Surat Al Baqarah Ayat 236-250, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, serta Terjemahan

Baca juga: Surat Al Asr (Demi Masa) Ayat 1-3: Bacaan Arab, Latin, Terjemahan Bahasa Indonesia, dan Tafsir

Surat Taha ayat 1-30

طٰهٰ ۚ - ١

ṭā hā

Berita Rekomendasi

مَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لِتَشْقٰٓى ۙ - ٢

mā anzalnā 'alaikal-qur`āna litasyqā

Artinya: Kami tidak menurunkan Al-Qur'an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah;

اِلَّا تَذْكِرَةً لِّمَنْ يَّخْشٰى ۙ - ٣

illā tażkiratal limay yakhsyā

Artinya: melainkan sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah),

تَنْزِيْلًا مِّمَّنْ خَلَقَ الْاَرْضَ وَالسَّمٰوٰتِ الْعُلٰى ۗ - ٤

tanzīlam mim man khalaqal-arḍa was-samāwātil-'ulā

Artinya: diturunkan dari (Allah) yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi,

اَلرَّحْمٰنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوٰى - ٥

ar-raḥmānu 'alal-'arsyistawā

Artinya: (yaitu) Yang Maha Pengasih, yang bersemayam di atas ‘Arsy.

لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَمَا تَحْتَ الثَّرٰى - ٦

lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍi wa mā bainahumā wa mā taḥtaṡ-ṡarā

Artinya: Milik-Nyalah apa yang ada di langit, apa yang ada di bumi, apa yang ada di antara keduanya, dan apa yang ada di bawah tanah.

وَاِنْ تَجْهَرْ بِالْقَوْلِ فَاِنَّهٗ يَعْلَمُ السِّرَّ وَاَخْفٰى - ٧

wa in taj-har bil-qauli fa innahụ ya'lamus-sirra wa akhfā

Artinya: Dan jika engkau mengeraskan ucapanmu, sungguh, Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi.

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۗ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى - ٨

allāhu lā ilāha illā huw, lahul-asmā`ul-ḥusnā

Artinya: (Dialah) Allah, tidak ada tuhan selain Dia, yang mempunyai nama-nama yang terbaik.

وَهَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ مُوْسٰى ۘ - ٩

wa hal atāka ḥadīṡu mụsā

Artinya: Dan apakah telah sampai kepadamu kisah Musa?

اِذْ رَاٰ نَارًا فَقَالَ لِاَهْلِهِ امْكُثُوْٓا اِنِّيْ اٰنَسْتُ نَارًا لَّعَلِّيْٓ اٰتِيْكُمْ مِّنْهَا بِقَبَسٍ اَوْ اَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى - ١٠

iż ra`ā nāran fa qāla li`ahlihimkuṡū innī ānastu nāral la'allī ātīkum min-hā biqabasin au ajidu 'alan-nāri hudā

Artinya: Ketika dia (Musa) melihat api, lalu dia berkata kepada keluarganya, “Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit nyala api kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu.”

فَلَمَّآ اَتٰىهَا نُوْدِيَ يٰمُوْسٰٓى ۙ - ١١

fa lammā atāhā nụdiya yā mụsā

Artinya: Maka ketika dia mendatanginya (ke tempat api itu) dia dipanggil, “Wahai Musa!

اِنِّيْٓ اَنَا۠ رَبُّكَ فَاخْلَعْ نَعْلَيْكَۚ اِنَّكَ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًى ۗ - ١٢

innī anā rabbuka fakhla' na'laīk, innaka bil-wādil-muqaddasi ṭuwā

Artinya: Sungguh, Aku adalah Tuhanmu, maka lepaskan kedua terompahmu. Karena sesungguhnya engkau berada di lembah yang suci, Tuwa.

وَاَنَا اخْتَرْتُكَ فَاسْتَمِعْ لِمَا يُوْحٰى - ١٣

wa anakhtartuka fastami' limā yụḥā

Artinya: Dan Aku telah memilih engkau, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu).

اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ - ١٤

innanī anallāhu lā ilāha illā ana fa'budnī wa aqimiṣ-ṣalāta liżikrī

Artinya: Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku.

اِنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ اَكَادُ اُخْفِيْهَا لِتُجْزٰى كُلُّ نَفْسٍۢ بِمَا تَسْعٰى - ١٥

innas-sā'ata ātiyatun akādu ukhfīhā litujzā kullu nafsim bimā tas'ā

Artinya: Sungguh, hari Kiamat itu akan datang, Aku merahasiakan (waktunya) agar setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan.

فَلَا يَصُدَّنَّكَ عَنْهَا مَنْ لَّا يُؤْمِنُ بِهَا وَاتَّبَعَ هَوٰىهُ فَتَرْدٰى - ١٦

fa lā yaṣuddannaka 'an-hā mal lā yu`minu bihā wattaba'a hawāhu fa tardā

Artinya: Maka janganlah engkau dipalingkan dari (Kiamat itu) oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti keinginannya, yang menyebabkan engkau binasa.”

وَمَا تِلْكَ بِيَمِيْنِكَ يٰمُوْسٰى - ١٧

wa mā tilka biyamīnika yā mụsā

Artinya: ”Dan apakah yang ada di tangan kananmu, wahai Musa? ”

قَالَ هِيَ عَصَايَۚ اَتَوَكَّؤُا عَلَيْهَا وَاَهُشُّ بِهَا عَلٰى غَنَمِيْ وَلِيَ فِيْهَا مَاٰرِبُ اُخْرٰى - ١٨

qāla hiya 'aṣāy, atawakka`u 'alaihā wa ahusysyu bihā 'alā ganamī wa liya fīhā ma`āribu ukhrā

Artinya: Dia (Musa) berkata, “Ini adalah tongkatku, aku bertumpu padanya, dan aku merontokkan (daun-daun) dengannya untuk (makanan) kambingku, dan bagiku masih ada lagi manfaat yang lain.”

قَالَ اَلْقِهَا يٰمُوْسٰى - ١٩

qāla alqihā yā mụsā

Artinya: Dia (Allah) berfirman, “Lemparkanlah ia, wahai Musa!”

فَاَلْقٰىهَا فَاِذَا هِيَ حَيَّةٌ تَسْعٰى - ٢٠

fa alqāhā fa iżā hiya ḥayyatun tas'ā

Artinya: Lalu (Musa) melemparkan tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat.

قَالَ خُذْهَا وَلَا تَخَفْۗ سَنُعِيْدُهَا سِيْرَتَهَا الْاُوْلٰى - ٢١

qāla khuż-hā wa lā takhaf, sanu'īduhā sīratahal-ụlā

Artinya: Dia (Allah) berfirman, “Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula,

وَاضْمُمْ يَدَكَ اِلٰى جَنَاحِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاۤءَ مِنْ غَيْرِ سُوْۤءٍ اٰيَةً اُخْرٰىۙ - ٢٢

waḍmum yadaka ilā janāḥika takhruj baiḍā`a min gairi sū`in āyatan ukhrā

Artinya: dan kepitlah tanganmu ke ketiakmu, niscaya ia keluar menjadi putih (bercahaya) tanpa cacat, sebagai mukjizat yang lain,

لِنُرِيَكَ مِنْ اٰيٰتِنَا الْكُبْرٰى ۚ - ٢٣

linuriyaka min āyātinal-kubrā

Artinya: untuk Kami perlihatkan kepadamu (sebagian) dari tanda-tanda kebesaran Kami yang sangat besar,

اِذْهَبْ اِلٰى فِرْعَوْنَ اِنَّهٗ طَغٰى ࣖ - ٢٤

iż-hab ilā fir'auna innahụ ṭagā

Artinya: Pergilah kepada Fir‘aun; dia benar-benar telah melampaui batas.”

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ ۙ - ٢٥

qāla rabbisyraḥ lī ṣadrī

Artinya: Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku,

وَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْ ۙ - ٢٦

wa yassir lī amrī

Artinya: dan mudahkanlah untukku urusanku,

وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِيْ ۙ - ٢٧

waḥlul 'uqdatam mil lisānī

Artinya: dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,

يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ ۖ - ٢٨

yafqahụ qaulī

Artinya: agar mereka mengerti perkataanku,

وَاجْعَلْ لِّيْ وَزِيْرًا مِّنْ اَهْلِيْ ۙ - ٢٩

waj'al lī wazīram min ahlī

Artinya: dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku,

هٰرُوْنَ اَخِى ۙ - ٣٠

hārụna akhī

Artinya: (yaitu) Harun, saudaraku,

(Tribunnews.com/Farrah Putri)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas