Tribun Lifestyle

Pahami Konsep Healing Sebelum Putuskan Staycation, Simak Penjelasan Psikolog

Konsep penyembuhan saat ini dimaknai dengan liburan atau staycation. Padahal penyembuhan adalah proses penyembuhan diri secara psikologis. 

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Willem Jonata
zoom-in Pahami Konsep Healing Sebelum Putuskan Staycation, Simak Penjelasan Psikolog
Shutterstock
Ilustrasi staycation. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Healing dengan staycation kini menjadi tren di kalangan milenial.

Banyak orang menganggap dengan berlibur ke destinasi wisata atau menginap di hotel mewah dianggap menjadi cara penyembuhan diri.

Namun demikian Psikolog UGM, Galang Lufityanto, S.Psi., M.Psi., Ph.D., menyebutkan, ada salah kaprah tentang konsep healing yang berkembang di masyarakat. 

Konsep penyembuhan saat ini dimaknai dengan liburan atau staycation. Padahal penyembuhan adalah proses penyembuhan diri secara psikologis. 

Baca juga: Jauh dari Hiruk Pikuk, Ini 5 Rekomendasi Wisata di Eropa yang Cocok untuk Healing

"Menyembuhkan itu proses membuat psikologis kita jadi sehat lagi atau proses menyembuhkan, mengobati diri secara psikologis," terangnya dikutip dari laman ugm.ac.id, Rabu (12/4/2022).

Galang menjelaskan, liburan menjadi pilihan penyembuhan apabila terkait dengan padatnya pekerjaan sehingga tidak punya waktu untuk beristirahat. 

Healing dengan liburan atau staycation menjadi cara yang pas untuk mengatasi kelelahan kerja atau burn out. 

Kegiatan menyegarkan, bukan berarti identik dengan kata liburan. Namun bisa dilakukan dengan membuat proyek-proyek kecil di rumah, seperti mendesain, memasak, menjahit, dan lainnya. 

Dengan melakukan aktivitas ringan yang bisa menghasilkan sesuatu dengan cepat bisa membuat kita merasa lebih bahagia karena mampu mencapai tujuan.

Healing dikatakan Galang, harus disesuaikan dengan permasalahan yang dihadapi. 

Sebelum melakukan penyembuhan sebaiknya mencari akar masalah yang dihadapi dan menyelesaikannya. 

Setelahnya bisa melakukan penyembuhan sesuai dengan masalah yang dihadapi.

"Cari dulu problemnya apa baru healing. Misal karena ada masalah dengan rekan kerja atau atasan maka penyembuhan dengan liburan atau staycation jadi tidak cocok seperti halnya dengan diri sendiri," ucapnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas