Tribun

Koalisi Partai Politik

Diajak PKS Gabung Koalisi Perubahan, Gerindra: Mengapa Enggak Ikut Kami?

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menanggapi isu partainya rujuk dengan Gerindra untuk berkoalisi lagi di pilpres 2024.

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Diajak PKS Gabung Koalisi Perubahan, Gerindra: Mengapa Enggak Ikut Kami?
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Komoleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad,  merespons ajakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan.

Dasco mengatakan saat ini Gerindra masih melakukan penjajakan dengan partai-partai lainnya.

Oleh karena itu, Dasco kembali mengajak PKS untuk bergabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

"Sehingga kalau ada yang mau mengajak kita bergabung, kita balik aja, mengapa enggak ikut bergabung bersama kami?" kata Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: PKS Ajak Gerindra Gabung Koalisi Perubahan, Reaksi Prabowo: Oh Ya?

Dasco menegaskan Gerindra melalui rapat pimpinan nasional (Rapimnas) memutuskan mengusung Ketua Umumnya Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres).

"Kalau kita kan amanat Rapimnas sudah jelas dan pasti bahwa capres dari Gerindra adalah Prabowo Subianto," ujarnya.

Kendati demikian, Wakil Ketua DPR RI itu menuturkan pihaknya tak menutup pintu bagi partai lain untuk bergabung dalam koalisi yang dibangunnya dengan PKB.

"Kami tidak menutup kemungkinan partai-partai untuk bergabung dalam koalisi yang sudah kami bentuk dengan PKB," ucap dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menanggapi isu partainya rujuk dengan Gerindra untuk berkoalisi lagi di pilpres 2024.

Menurut Kholid, peluang koalisi dengan Gerindra sangat terbuka.

Namun menghadapi Pilpres 2024 PKS mengajak Gerindra untuk gabung dengan Koalisi Perubahan bersama Demokrat-Nasdem yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres.

"Kalau 2014 dan 2019 kami kan sudah pernah mendukung Pak Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum Gerindra. Nah, untuk 2024 saatnya bergantian. Giliran Gerindra yang kami ajak untuk ikut pilihan dari PKS nanti jika Koalisi Perubahan dideklarasikan," kata Kholid kepada wartawan, Senin (5/12/2022).

Kholid menegaskan, saat ini PKS sangat terbuka dengan semua parpol, termasuk Gerindra.

Namun, PKS terus berkomunikasi intensif dengan Nasdem dan Demokrat untuk membentuk Koalisi Perubahan.

"Tentu Koalisi Perubahan juga inklusif, membuka peluang bergabungnya partai-partai lain, termasuk Gerindra," ujar dia.

Untuk diketahui, wacana rujuk Gerindra dan PKS berawal dari pernyataan Waketum Partai Gerindra Fadli Zon usai acara pengukuhan Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjadi guru besar di Sentul, Bogor, Kamis (1/12/2022).

"Dari dulu juga akrab. Pertanyaannya mudah-mudahan kita (Gerindra dan PKS) bisa bergabung lagi bersama-sama,” kata Fadli Zon.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas