Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Begini Kata Cak Imin soal Alasan KKIR Belum Umumkan Capres-Cawapres, Ada Faktor Golkar

Cak Imin menyebut alasan KKIR belum mengumumkan capres-cawapres 2024. Ia mengungkapkan ada faktor Golkar dalam putusan tersebut.

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Begini Kata Cak Imin soal Alasan KKIR Belum Umumkan Capres-Cawapres, Ada Faktor Golkar
Tribunnews.com/Fersianus Waku
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai bertemu Hamzah Haz di Jalan Tegalan, No. 27, RT. 013/RW. 006, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (11/5/2023). 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimmin Iskandar atau Cak Imin membeberkan alasan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) belum mengumumkan capres-cawapres 2024.

Cak Imin mengungkapkan masih ada waktu menarik partai politik (parpol) lain untuk bergabung ke KKIR meski secara presidential treshold, koalisi bersama Partai Gerindra sudah memenuhi itu.

Sehingga, sambungnya, jika ada partai lain yang turut bergabung dengan KKIR, maka peluang memenangkan Pilpres 2024 akan semakin besar.

"Waktunya kan belum habis toh, kecuali waktunya sudah habis. Peluang terbuka untuk mengajak bergabung bersama-sama memperbesar dukungan, semakin banyak tentu semakin bagus. Selagi itu (partai bergabung) masih terbuka, jangan mengambil kesimpulan," ujarnya dalam podcast Akbar Faisal Uncensored, dikutip Tribunnews.com, Selasa (23/5/2023).

Di sisi lain, ada faktor lain yang dikatakan Cak Imin terkait belum diumumkannya capres-cawapres dari KKIR.

Yaitu, dirinya menyebut bahwa KIB berada dalam ambang perpecahan.

Baca juga: PSI Tunggu Sinyal Jokowi soal Arah Koalisi dengan PDIP di Pemilu 2024

Hal ini, imbuhnya, membuat KKIR ingin agar Partai Golkar yang menjadi salah satu anggota KIB untuk bergabung.

Berita Rekomendasi

"Andai saja KIB tidak pecah, nggak pisah. Mungkin kita sudah selesai (mengumumkan capres-cawapres KKIR -red). Tapi karena Golkar tidak (berada) di KIB, jadi ada peluang untuk mengajak (masuk ke KKIR)," tuturnya.

Kendati demikian, Cak Imin menyebut tidak memaksa agar Golkar bergabung ke KKIR.

Sehingga, seandainya, Golkar menolak untuk bergabung, Cak Imin mengatakan adanya kemungkinan capres-cawapres KKIR akan diumumkan.

"Ada peluang Golkar bisa diajak. Kalau Golkar menutup diri, ya kita berhenti di situ," tuturnya.

Golkar Dekati Prabowo Gabung KKIR, Airlangga Minta Jadi Cawapres

Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto ungguli Anies-AHY dan Ganjar-Erick dalam survei terbaru LSI.
Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto ungguli Anies-AHY dan Ganjar-Erick dalam survei terbaru LSI. (Istimewa)

Pada kesempatan yang sama, Cak Imin juga menyebut bahwa ada saatnya ketika Partai Golkar ingin bergabung ke KKIR.

Ia menyebut ada pertemuan sebelumnya antara Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Baca juga: Kala Demokrat-PKS Sebut Koalisi Perubahan Masih Solid Usai Johnny G Plate Tersangka

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas