Pengamat Nilai Airlangga Lebih Cocok ke Prabowo, Ini Penjelasannya
Ujang Komaruddin menilai Golkar lebih cocok berkoalisi dengan poros Prabowo Subianto ketimbang poros Ganjar Pranowo.
Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Wahyu Aji
Namun, berlabuhnya Golkar untuk memilih koalisi masih teka-teki.
"Dengan PAN baik, dengan PKB juga lancar," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2023).
Terlebih saat ini, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) kemungkinan kandas setelah PPP mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres dan merapat ke PDIP.
Tetapi, secara formal, Airlangga menyebut bahwa KIB masih ada.
"KIB belum teken surat belum. Belum teken-teken. Namanya belum teken ya masih ada," kata Menko Perekonomian ini.
Tiba-tiba, saat awak media hendak menyudahi wawancara, Airlangga justru menanyakan soal Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
"Kenapa nggak nanya (soal) Pak Prabowo?" celetuk Airlangga.
Baca juga: Pengamat Soal Pertemuan Airlangga-Prabowo Subianto: Sangat Mungkin Penjajakan 2024 Dilakukan
Terpancing dengan itu, Airlangga lantas ditanya mengenai Prabowo.
Dia menyebut, hubungannya dengan sang Menhan berjalan baik dan dirinya sudah mengobrol tentang politik.
Namun, saat disinggung apakah menginginkan duet Prabowo-Airlangga, dia hanya tertawa dan menyudahi tanya jawab.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.