Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mulyadi Lurah Warakas Hanya Dapat Nilai Rata-rata

Masih ingat Lurah Warakas, Mulyadi yang pernah menentang proses seleksi dan promosi terbuka jabatan lurah camat DKI

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masih ingat Lurah Warakas, Mulyadi yang pernah menentang proses seleksi dan promosi terbuka jabatan lurah camat DKI Jakarta? Meski dirinya sempat menentang, pada akhirnya mengikuti porses yang dikenal dengan istilah lelang jabatan tersebut.

Hari ini pun Kepala Badan Kepegawaian DKI Jakarta beserta tim assesor dari Mabes Polri mengumunkan hasil uji manajerial lelang jabatan yang diikuti sebanyak 957 peserta baik lurah dan camat.

Setelah menyampaikan mulai dari peserta yang tidak memenuhi syarat sampai nilai tertinggi peserta lurah camat yang diperoleh camat dan lurah Gambir serta Camat Pasar Rebo.

"Skor tertinggi yang diperoleh camat skornya 276,49 poin. Sementara, nilai 245 diperoleh peserta lurah. Camat itu yang mendapat dari camat dan lurah Gambir serta Pasar Rebo," ujar Kepala Bagian Penilaian Kompetensi Biro Pembinaan Karier SDM Polri, Komisaris Besar Untung Leksono dalam jumpa persnya di kantor BKD DKI, Jakarta, Kamis (13/6/2013).

Namun, ketika ditanya bagaimana nilai yang diterima oleh Mulyadi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jakarta, I Made Karmayoga mengatakan nilai yang diperoleh average atau rata-rata atau cukup.

"Nilai avarage, ternyata memiliki kemampuannya rata-rata. Dia (Mulyadi) ikut ujian kok," kata Made.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas