Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Kokang Senjata ke Arah Ketua DPRD Depok

"Seorang polisi mengokang senjata laras panjangnya dan menodongkan ke saya," kata Hendrik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Polisi Kokang Senjata ke Arah Ketua DPRD Depok
Warta Kota/Budi Malau
Ketua sementara DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo saat ditemui di ruang Fraksi PDIP, usai pelantikan anggota DPRD terpilih, Rabu (3/9/2014). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Budi Malau

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo tengah inspeksi mendadak ke proyek pembangunan Apartemen Terrace Suites di Jalan Cinere Raya, nyaris ditembak oknum anggota Polsek Limo, Kamis (2/10/2014) pukul 15.00 WIB.

Sang polisi sempat mengokang senjata api dan mengarahkannya ke Hendrik yang berdiri di depan proyek apartemen. Setelah dilerai anggota Polsek Limo lainnya, oknum tersebut menurunkan senjatanya.

"Saya datang ke sana berdasar laporan masyarakat terkait ijin proyek yang informasinya mengganggu kenyamanan warga," kata Hendrik yang mengaku tidak menemui pengembang dan kemudian memilih duduk.

Saat itu, politisi PDI Perjuangan ini berbicara dengan warga dan beberapa LSM. Tak lama lima anggota Polsek Limo turun dan menemui Hendrik. Ia langsung memperkenalkan dirinya sebagai anggota DPRD Depok.

Hendrik lalu meminta kepada polisi untuk memanggilkan pengembang apartemen atau perwakilannya. "Tapi sepertinya tak terima. Omongan salah satu polisi mulai tidak enak dan sepertinya mengusir saya," ceritanya.

Ia pun marah mendengar perkataan tak enak dari anggota kepolisian itu.Karena maksud kedatangannya untuk memantau dan menindaklanjuti keluhan masyarakat karena konon pembangunan apartemen mengganggu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebagai anggota dewan, wajar kalau saya marah karena mereka sepertinya mengusir saya. Namun ternyata seorang polisi mengokang senjata laras panjangnya dan menodongkan ke saya," kata Hendrik.

Hendrik tak menyangka angggota polisi berpakaian dinas itu menodongkan senjata laras panjangnya ke arah dirinya. Teman-temannya lalu membawanya menjauh dari Hendrik.  "Kalau tidak sepertinya saya sudah ditembak sama dia," katanya lagi.

Sampai berita ini diturunkan, Tribunnews.com masih menunggu konfirmasi dari pihak kepolisian.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas