Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Adam Diduga Tewas Tersetrum Saat Mengisi Ulang Daya Baterai Ponsel

Korban, Mohammad Adam (41), diduga tewas karena tersengat listrik saat mengisi ulang daya baterai ponsel miliknya.

Adam Diduga Tewas Tersetrum Saat Mengisi Ulang Daya Baterai Ponsel
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI  - Seorang pria ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Kampung Setu, Gang Haji Ismail RT 01/02, Bintarajaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Kamis (2/6/2016) pukul 22.00.

Korban, Mohammad Adam (41), diduga tewas karena tersengat listrik saat mengisi ulang daya baterai ponsel miliknya.

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota Inspektur Satu Evi Fatna mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Arjo (53), pemilik rumah kontrakan.

Saat itu, Arjo hendak berkunjung ke rumah kontrakan yang disewa korban. Namun, ketika itu, tak ada jawaban dari dalam rumah ketika Arjo mengetuk pintu.

Karena penasaran, Arjo kemudian memanggil Ketua RT setempat bernama Muhammad Ridwan (55) untuk mengeceknya. Bersama warga, keduanya lalu mendobrak pintu kontrakan korban.

Betapa terkejutnya mereka saat mendapati Adam tampak kaku dengan posisi duduk bersandar di tembok sambil memegang satu unit ponsel, yang sedang diisi ulang daya baterainya.

"Saat ditemukan, korban tidak memakai baju atau bertelanjang dada," kata Evi pada Jumat (3/6/2016) siang.

Evi menduga, korban tewas karena tersengat listrik. Sebab, menurut dia, ditemukan luka bakar di dada dan telapak tangan kanan korban.

Adapun saat kejadian, korban tidak memakai benda yang mengandung isolator (penghantar listrik yang buruk), seperti sandal.

"Dari visum luar, tidak ada tanda kekerasan fisik di tubuh korban. Dugaan kuat, korban tewas karena tersengat listrik saat mengisi ulang daya baterai ponselnya," ujar Evi.

Polisi kemudian membawa jenazah korban ke RSUD Kota Bekasi. Hingga kini, ujar Evi, penyidik masih menggali keterangan pemilik kontrakan dan tetangga korban untuk melengkapi data penyelidikan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri

Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas