Anies Baswedan Ingin Terapkan Sistem Pemerintahan "Open Goverment"
Calon gubernur Jakarta Anies Baswedan bertekad membuat tata kelola pemerintahan di DKI Jakarta lebih terbuka dan transparan.
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon gubernur Jakarta Anies Baswedan bertekad membuat tata kelola pemerintahan di DKI Jakarta lebih terbuka dan transparan.
Semua rencana pembangunan yang dilakukan Pemprov di DKI dapat diakses oleh semua warga Jakarta.
"Jadi APBD misalnya itu bisa diakses oleh warga. Sehingga warga mengetahui anggarannya digunakan untuk apa saja," kata Anies di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat, (24/3/2017).
Baca: Anies: Incumbent Mengakui yang dilakukan nomor Tiga Baik
Baca: Tiga Hal Ini Diinginkan Anies di Pilkada DKI Putaran Dua
Selain terbuka, Anies juga akan membuat sistem tata kelola pemerintahan lebih partisipatif.
Beberapa rencana pembangunan di Jakarta dapat dirancang dengan berkolaborasi dengan warga.
"Karena warga tahu persis yang dibutuhkan di tiap wilayah seperti apa," katanya.
Dengan lebih terbuka menurut Anies maka pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dapat lebih ketat.
Selain oleh inspektorat, pengawasan juga dilakukan oleh warga.
"Sehingga warga pun tahu persis prioritas. Mengapa, ini yang rakyat ini uang pajak. Dan ini di pakai untuk kepentingan rakyat," katanya.
Anies berharap dengan sistem open government tersebut maka pembangunan dalam lima tahun ke depan lebih optimal.
Apa yang dibangun sesuai dengan kebutuhan warga.
"Harapannya pelaksanaan program menjadi lebih optimal. Pelaksanaan program juga sesuai dengan kebutuhan," pungkasnya.