Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pihak KWK Mengaku Kaget Tak Dilibatkan Soal Ok OTrip

Termasuk dengan pengalaman untuk memasukkan angkot ke pemukiman-pemukiman maupun gang-gang kecil.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pihak KWK Mengaku Kaget Tak Dilibatkan Soal Ok OTrip
Alex Suban/Alex Suban
ILUSTRASI: Mobil angkutan KWK rute Cililitan-Condet melintasi Halte PGC dalam yang terintegrasi dengan Bus Transjakarta di Cililitan, Jakarta Timur, Selasa (4/4/2017). 

“Kerjasama integrasi antara KWK dan TransJakarta saat ini juga belum ada kepastian apakah selesai pada Desember ini atau dilanjutkan. Kami berharap ini juga dilanjutkan,” harap Gofur.

Pasalnya, integrasi dengan TransJakarta itu membuahkan hal positif bagi KWK dan pelayanan kepada penumpang.

Dimana mengenai ketertiban, perfromance pengemudi, kedisiplinan, dan pelayanan juga meningkat dengan baik.

Selain itu perawatan kendaraan juga lebih terkontrol.

Serta sopir yang mendapatkan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), membuatnya lebih terjamin.

“Program positif ini sangat disayangkan jika tidak diteruskan. Akan sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat jika KWK tetap dilibatkan dengan integrasi TransJakarta juga Ok Otrip,” katanya.

Sebelumnya, KWK dan TransJakarta bekerjasama untuk memberikan pelayanan terintegrasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Penumpang cukup membeli kartu khusus integrasi tersebut seharga Rp 15.000 dengan masa pakai satu bulan.

Lalu penumpang cukup menunjukkan kartu khusus tersebut untuk bisa naik angkot KWK gratis.

Namun jam operasionalnya hanya pada pukul 05.00-09.00 dan 16.00-20.00.

KWK yang telah terintegrasi tersebut sebanyak 400-an armada dengan 10 trayek.(*)

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas