Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus First Travel

Bos First Travel Ajukan Permohonan Penjualan Aset untuk Kepentingan Jamaah

Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh PT. First Travel digelar di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (26/2).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUN-VIDEO.COM - Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh PT. First Travel digelar di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (26/2/2018).

Sidang yang beragendakan mendengar keterangan pihak penasihat hukum terdakwa terkait apakah akan mengajukan eksepsi atau nota keberatan.

Namun, ketiga terdakwa Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, rupanya tidak mengajukan eksepsi.

"Kami tim penasihat hukum tidak mengajukan eksepsi," kata salah satu penasehat hukum terdakwa, Puji Wijayanto, di ruang sidang PN Depok.

Namun pihak terdakwa mengajukan surat untuk menjual aset klien mereka.

Hal itu disampaikan Puji usai mengatakan bahwa terdakwa tidak mengajukan eksepsi.

Pihaknya ingin dari penjualan aset-aset milik klien mereka itu hasilnya bisa diberikan kepada jemaah.

Dalam kesempatan itu pula, Puji merinci aset yang dimiliki kliennya berupa 10 unit mobil mewah, tiga unit rumah, dan empat unit ruko.

Para terdakwa disebut telah menyetujui aset mereka dijual untuk kepentingan jemaah.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Nurmulia Rekso Purnomo
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas