Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pembobolan ATM Ilham Bintang, Pakar Keamanan Siber Sebut Perlindungan Data Sangat Krusial

Pratama Persadha menyebut saat ini di Indonesia data menjadi persoalan serius, karena perlindungan data masyarakat saat ini sangat krusial.

Pembobolan ATM Ilham Bintang, Pakar Keamanan Siber Sebut Perlindungan Data Sangat Krusial
TRIBUNNEWS.COM/LUCIUS GENIK
Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka terkait kasus pembobolan rekening wartawan senior, Ilham Bintang. 

"Ketika semua sistem menggunakan handphone untuk melakukan otentikasi, pelaku tersebut merencanakan aksi pembobolan menggunakan duplikat nomor Ilham," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, delapan orang ini kemudian melakukan tugasnya masing-masing untuk melancarkan aksi kejahatannya itu dengan membuat duplikat SIM card milik Ilham Bintang

Namun, para pelaku terlebih dahulu membuat KTP palsu berdasarkan data pribadi Ilham Bintang yang tertera pada SLIK OJK.

Mengingat proses pembuatan SIM card baru itu membutuhkan KTP Ilham.

KTP palsu itu pun dibuat menggunakan foto satu di antara tersangka.

"Akhirnya karena pihak operator tidak melakukan verifikasi dengan benar, SIM Card duplikat itu dikasih ke tersangka," ujar Pratama.

"Begitu di kasih duplikat nomor kan sudah kayak pegang kunci," jelasnya.

"Kita dapat take over akun orang, karena begitu akan melakukan transaksi verifikasi melalui nomor telepon," kata Pratama.

Pratama melanjutkan, setelah mendapatkan duplikat nomor Ilham, tersangka dengan mudah meretas akun email pribadi Ilham untuk membobol rekening.

Melihat kejadian ini, Pratama kembali menegaskan bahwa data saat ini menjadi masalah yang krusial.

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas